Lampu rem yang berkedip, memiliki aturan tersendiri, seperti ketika pengereman mendadak. Tidak boleh asal berkedip-kedip saja, karena hal ini menyangkut keselamatan di jalan raya.

Emergency Brake Flashing Light

 
Emergency Brake Flashing Light

Lampu rem yang berkedip, memiliki aturan tersendiri, seperti ketika pengereman mendadak. Tidak boleh asal berkedip-kedip saja, karena hal ini menyangkut keselamatan di jalan raya.

Mobil keluaran terbaru sudah jamak menggunakan LED khususnya pada lampu belakang, selain lebih irit dalam penggunaan listrik, tidak menimbulkan panas dan lebih gaya dan lebih jelas terlihat.

Belakangan muncul aksesori lampu LED dengan konversi bohlam orisinal bawaan kendaraan, sehingga pemasangannya plug and play.

Tetapi sayangnya, malah yang cukup menjamur, akeseori berupa lampu LED dengan kedip tak beraturan, ketika lampu rem menyala. Hal ini sangat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Sayang sekali kadang nyala kedipnya berbeda antara kiri dan kanan, sehingga malah membingungkan,” jelas Nino Suparta salah satu 'korban' nyala lampu rem berkedip-kedip tak beraturan ini. “Selain kedipnya cukup mengganggu juga membuat bingung pengendara lainnya,” sambung pengguna Honda CR-V ini.

“Memang beberapa lampu konversi LED memiliki modul sehingga berkedip seperti ini, mungkin maksudnya mencontoh modul lampu Emergency Brake Flashing Light,” sambung Wira Sentosa dari SACS Speed Glow.

“Jika hal itu yang jadi alasan, maka sudah barang tentu salah kaprah, karena modul Emergency Brake Flashing Light ini hanya akan berkerja apabila terjadi pengereman keras. Sedangkan model yang sekarang beredar, menyala tiap kali pedal rem diinjak,” sambung pria yang buka praktek di bilangan Pondok Gede, Bekasi ini.

Jika dilihat dari pengertiannya, Emergency Brake Flashing Light, merupakan satu fitur yang dibuat oleh pabrikan mobil.

Perangkat ini dipersiapkan untuk memberikan peringatan bagi pengemudi lain di belakang, bahwa sedang dilakukan pengereman mendadak atau pengereman keras. 

Jadi, jika lampu berkedip-kedip pada penggunaan normal, tentu justru akan mengganggu pengendara lain.

Sejauh ini lampu LED aftermarket dengan modul kedip ngawur ini memang belum ada aturan bakunya, namun setidaknya mulai disadari sebagai pilihan yang kurang bijak yang bisa saja akan mencelakakan pengguna jalan lainnya.

Bentuk konversi lampu LED dengan modul kedip dan nyala normal sama.

 

Jika ingin mengkonversi lampu standar mobil dengan jenis lampu LED, sebaiknya memilih lampu LED yang tanpa modul yang nyalanya normal seperti lampu biasa dan akan berpedar lebih terang jika pedal rem diinjak.


Emergency Brake Flashing Light hanya berfungsi saat terjadi pengereman mendadak

 
Related
Updates

otodriver.com