Trend lampu pop-up kembali dimunculkan oleh Lucid Air, mobil listrik buatan Lucid Motor, California. Dengan mengandalkan teknologi tinggi, hidden lamp ini tidak akan memangkas nilai aerodinamika.

Lucid Air, Akan Tampil Membangkitkan Trend Pop-up Lamp

 
Lucid Air, Akan Tampil Membangkitkan Trend Pop-up Lamp

Trend lampu pop-up kembali dimunculkan oleh Lucid Air, mobil listrik buatan Lucid Motor, California. Dengan mengandalkan teknologi tinggi, hidden lamp ini tidak akan memangkas nilai aerodinamika.

Beberapa tahun silam, sempat muncul trend pop-up lamp. 'Batok lampu' hanya akan menyembul ketika lampu digunakan saja.

Kebanyakan, mobil sport dan mobil berdesain sporty mengadopsi model headlamp seperti ini. Sebut saja sportscar seperti Ferrari Testarossa, Porsche 944, Chevrolet Corvette, Mitsubishi GTO dan masih banyak lagi. 

Tak hanya sportscar, mobil 'harian' juga ikut bergaya dengan lampu utama model ini, seperti Honda Accord (gen 3) versi Amerika, Toyota Trueno, serta yang sempat mampir ke tanah air, Mazda 323 Astina.

Namun, seiring berjalannya waktu, pop-up headlamps atau hidden lamps ini mulai ditinggalkan, karena ketika lampu digunakan akan memangkas nilai aerodinamika. Bahkan sportscar Chevrolet Corvette, yang konsisten dengan model lampu ini sejak Corvette C2 (1963-1967), menyudahi penggunaannya pada Corvette C5 (1997-2004).

Namun, seperti ingin mengembalikan kenangan masa lalu, salah satu produsen mobil listrik yang bermarkas di California, Lucid Motors, mengaplikasi hidden lamp ini pada mobil buatannya, Lucid Air.

Berbeda dengan mobil umumnya yang menggunakan rumah lampu dengan bohlam Halogen/LED di dalamnya, Lucid Air menggunakan 10 lampu kecil dengan teknologi terkini di tiap sisinya. Kesemua lampu ini berfungsi dengan gerakan membuka ke samping, di mana setiap unit lampunya bergerak secara independen.

Menurut beberapa informasi, lampu-lampu tersebut memiliki rangkaian mekanikal rumit yang digerakkan dengan motor elektrik.

Dengan kehadiran lampu ‘pop-up’ ini, menjadikan penampilan Lucid Air cukup menawan dan memungkinkan untuk memiliki moncong landai yang berperan untuk menciptakan mobil yang tetap aerodinamis.

Lantas, akankah ada masalah dengan penggerak lampu pop-up ini, seperti pada mobil-mobil sebelumnya? Tentu hal ini baru bisa diketahui setelah Lucid Air digunakan beberapa tahun kemudian, sejak peluncurannya 2018 nanti.

 

 
Related
Updates

otodriver.com