FreeValve menyodorkan teknologi camless yang mampu membuat ledakan tenaga namun tetap irit. Sebuah terobosan pada teknologi mesin empat langkah selama ini.

Mesin Empat Langkah Tanpa Camshaft? Ini Buktinya! Bahkan Lebih Bertenaga Dan Irit

 
Mesin Empat Langkah Tanpa Camshaft? Ini Buktinya! Bahkan Lebih Bertenaga Dan Irit

FreeValve menyodorkan teknologi camless yang mampu membuat ledakan tenaga namun tetap irit. Sebuah terobosan pada teknologi mesin empat langkah selama ini.

Anak perusahaan supercar Koenigsegg, FreeValve membuat perubahan revolusioner dengan memperkenalkan mesin empat langkah tanpa camshaft. Dengan teknologi ini, malah akan tercipta variasi valve timing dan valve lift yang sangat variabel.

FreeValve saat ini dipercaya oleh Qoros, pabrikan asal Cina untuk mengaplikasikan teknologi ini pada mesin bensin empat silinder 1.600 cc turbocharger. 

Hasilnya cukup mencengangkan. Mesin empat siinder dengan kapasitas kecil itu, mampu menghasilkan tenaga 230 dk dan torsi sebesar 320 Nm. Hasil sebesar ini hampir setera dengan output dari mesin Toyota 1JZ-GTE, 6 silinder 2.500 cc, itupun sudah dibantu dengan turbocharger! 

Bagaimana jika dibandingkan dengan mesin berkapasitas sama dengan turbocharger?

Mesin camless ini menghasilkan daya 47% lebih besar, dengan torsi 45 % lebih besar. Namun demikian pemakaian bahan bakarnya justru lebih irit 15%.

"Hal ini merupakan langkah revolusioner yang berhasil kami raih. FreeValve menjadikan mesin efisien, hemat bahan bakar dan tentunya menjanjikan pengurangan emisi CO2," kata bos FreeValve, Christian von Koenigsegg.

Kinerja buka-tutup katup diatur oleh aktuator pneumatik-hidrolik-elektronik, sehingga memiliki valve timing variabel yang tak terhingga. Sistem ini juga memungkinkan untuk 'mematikan' salah satu silinder, ketika bekerja dalam ECO Mode. 

Berkurangnya bobot mesin, juga menjadi faktor penentu mobil menjadi lebih hemat bahan bakar. Karena tak ada perangkat camsahft dan penunjangnya, seperti gigi timing, belt serta bearing dan baut-baut. Beban kerja mesin juga berkurang, karena makin sedikit komponen di dalam mesin yang perlu digerakkan.

Qoros dan FreeValve sekarang ini tengah mengevaluasi teknologi ini untuk dapat dijual dalam secara massal.

 
Related
Updates

otodriver.com