Salah satu fitur keselamatan cukup penting adalah SRS Airbag. Terbukti kantung udara ini mampu menyelamatkan nyawa ketika terjadi kecelakaan mobil. Bagaimana awalnya ditemukan?

SRS (Supplemental Restraint System) Airbag

 
SRS (Supplemental Restraint System) Airbag

Salah satu fitur keselamatan cukup penting adalah SRS Airbag. Terbukti kantung udara ini mampu menyelamatkan nyawa ketika terjadi kecelakaan mobil. Bagaimana awalnya ditemukan?

SRS (Supplemental Restraint System) Airbag atau kantung udara, menjadi salah satu fitur keselamatan penting pada mobil. Berbagai riset yang berdasarkan uji tabrak, memberikan hasil signifikan antara mobil dengan perangkat ini dibandingkan tanpa SRS Airbag.

Ide dan prinsip kerja perangkat kantung udara ini, pertama kali ditemukan oleh Walter Linderer dari Jerman pada tahun 1951.

Cara kerja airbag Linderer, berdasarkan sistem udara terkompresi. Sayang sistem ini dinilai tidak ideal lantaran tidak cukup cepat mengembang untuk menopang tubuh saat terjadi tabrakan.

Sedangkan John W Hetrick dari Amerika menuangkan ide yang hampir sama dengan Linderer dan berhasil mengantongi patent di tahun 1953.

Hetrick mengambil ide dari kompresi udara, seperti yang digunakan pada torpedo, perangkat yang dikenalnya saat bertugas di Angkatan Laut Amerika. Sistem yang diperkenalkan Hetrick ini dinilai lebih baik karena dapat mengembang lebih cepat dibandingkan milik Linderer.

Kemudian Allen Breed pada tahun 1968 menemukan sistem airbag dengan menggunakan sistem sensor dan keselamatan, Breed mematenkan penemuannya dan menjadi cikal bakal teknologi airbag dengan sensor.

 
Related
Updates

otodriver.com