Car Review Indonesia

 

SRS (Supplemental Restraint System) Airbag

| 05 December, 2016

Salah satu fitur keselamatan cukup penting adalah SRS Airbag. Terbukti kantung udara ini mampu menyelamatkan nyawa ketika terjadi kecelakaan mobil. Bagaimana awalnya ditemukan?

SRS (Supplemental Restraint System) Airbag atau kantung udara, menjadi salah satu fitur keselamatan penting pada mobil. Berbagai riset yang berdasarkan uji tabrak, memberikan hasil signifikan antara mobil dengan perangkat ini dibandingkan tanpa SRS Airbag.

Ide dan prinsip kerja perangkat kantung udara ini, pertama kali ditemukan oleh Walter Linderer dari Jerman pada tahun 1951.

Cara kerja airbag Linderer, berdasarkan sistem udara terkompresi. Sayang sistem ini dinilai tidak ideal lantaran tidak cukup cepat mengembang untuk menopang tubuh saat terjadi tabrakan.

Sedangkan John W Hetrick dari Amerika menuangkan ide yang hampir sama dengan Linderer dan berhasil mengantongi patent di tahun 1953.

Hetrick mengambil ide dari kompresi udara, seperti yang digunakan pada torpedo, perangkat yang dikenalnya saat bertugas di Angkatan Laut Amerika. Sistem yang diperkenalkan Hetrick ini dinilai lebih baik karena dapat mengembang lebih cepat dibandingkan milik Linderer.

Kemudian Allen Breed pada tahun 1968 menemukan sistem airbag dengan menggunakan sistem sensor dan keselamatan, Breed mematenkan penemuannya dan menjadi cikal bakal teknologi airbag dengan sensor.

Tag : #SRS Airbag  # safety feature  # impact 

Share this article

Updates

Car Review

Tentang CarReview.id

Car Review, disajikan bagi pengguna dan calon pengguna mobil di Indonesia. Di antara sekian banyak pilihan dan ragam mobil, kami mengerti kebutuhan Anda akan informasi yang detail terhadap mobil pilihan. Untuk itu kami memberikan referensi komparatif tentang seluk beluk mobil di Indonesia.. [lanjut]