Bukan perangkat canggih, namun perangkat ini memiliki beragam kegunaan. Sebagai talang penahan cipratan air ataupun pendukung sarana sirkulasi udara dalam ruang kabin.

Weather Shield Window

 
Weather Shield Window

Bukan perangkat canggih, namun perangkat ini memiliki beragam kegunaan. Sebagai talang penahan cipratan air ataupun pendukung sarana sirkulasi udara dalam ruang kabin.

Mungkin perangkat ini bukan merupakan bagian favorit dari sebuah mobil, namun jika perangkat ini absen, maka bisa dikatakan ada yang kurang dari mobil tersebut.

Weather Shield Window atau dikenal juga sebagai side visor, namun untuk Indonesia perangkat ini lebih beken dikenal sebagai talang air.

Penamaan talang air ini bukannya tak beralasan, karena salah satu fungsinya memang untuk menangkal percikan air hujan ketika jendela dibuka sedikit.

Selain dikenal sebagai penangkis air hujan, perangkat ini pun dikenal sebagai pembantu pengatur sirkulasi udara tambahan terlebih saat mobil melaju. Angin dibelokkan sehingga tidak akan langsung menerobos masuk ke dalam kabin. Dengan demikian kondisi kabin tidak akan acak-acakan oleh angin namun sirkulasi udaranya dapat berlangsung.

Sebenarnya ada fungsi lain dari weather shield ini, yakni sebagai pengaman ketika kita memarkir kendaraan di bawah terik sinar matahari langsung. Mengapa demikian?

Saat memarkir kendaraan di bawah terik matahari kita harus memperhatikan kondisi kabin supaya suhu di dalamnya tidak terlalu tinggi. Caranya dengan sedikit membuka jendela kaca pada masing-masing kaca dengan celah 0,5 sampai 1 cm.

Walaupun diparkir di bawah terik sinar matahari, namun lantaran terjadi sirkulasi udara maka suhu di dalam kabin pun dapat diturunkan.

Dengan kehadiran weather shield jendela mobil yang terbuka sedikit tersebut tidak akan nampak terbuka lantaran tertutupi oleh tubuh weather shield. 

 
Related
Updates

otodriver.com