Ditakdirkan bertubuh kompak, keempat hatchback ini kerap diandalkan sebagai pembelah kemacetan kota. Namun apa keunggulan lain sehingga masing-masing menjadi pilihan bagi pengendaranya.

Komparasi Compact Hatchback : Honda Jazz RS vs Toyota Yaris TRD Sportivo vs Mazda2 GT vs Suzuki Swift GS

 
Komparasi Compact Hatchback : Honda Jazz RS vs Toyota Yaris TRD Sportivo vs Mazda2 GT vs Suzuki Swift GS

Ditakdirkan bertubuh kompak, keempat hatchback ini kerap diandalkan sebagai pembelah kemacetan kota. Namun apa keunggulan lain sehingga masing-masing menjadi pilihan bagi pengendaranya.

Tunggangan jenis ini terus dikembangkan karena sukses meraup pertambahan angka penjualan. Mulai dari fitur yang memanjakan pengemudi, kenyaman dan kelapangan ruang kabin bagi penumpang, konsumsi bahan bakar dan performa yang terus direvisi agar memiliki hasil terbaik.

Dari seluruh pilihan merk yang ada, kami pantau mana yang kerap terlihat di kepadatan jalan raya.Terpilih empat merek mobil yang cukup menyita ruas aspal ibukota. Honda Jazz RS, Toyota Yaris TRD Sportivo, Mazda2 GT dan Suzuki Swift GS, sebagai pemakan kue terbanyak di pasar hatchback tanah air. Jika uang yang Anda belanjakan begitu berarti, manakah dari keempat merek ini yang senilai dengan apa yang konsumen dapat.

Desain

Suzuki Swift GS : ***

Mazda2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ****

Honda Jazz RS : ***** 

Walau terbilang yang paling akhir diluncurkan, tak tampak perubahan signifikan yang dilakukan oleh Suzuki terhadap Swift sejak diperkenalkan pada 2005 silam.Hanya revisi dimensi yang menjadi lebih besar sejak 2012 lalu.

Mazda2 yang hadir dengan desain baru awal tahun ini, hadir dengan bentuk paling mutakhir.Penggunaan gril besar, merupakan salah satu terjemahan dari rancangan KODO Design yang melekat di seluruh varian Mazda di dunia. Lampu depan yang dilengkapi Daytime Running Light, dibuat sekelas mobil premium dengan sentuhan LED.

Perubahan besar-besaran terjadi pada Toyota Yaris terbaru. Dimensi pun turut berubah total menjadi lebih besar dan panjang. Aplikasi body kit TRD Sportivo, jelas mendongkrak tampilan guna tampil sporty. Sayang, walau cukup terang, Daytime Running Light LED-nya tampak murahan.

Setelah beredar selama enam tahun, pada 2014 lalu Honda Jazz ganti baju seluruhnya. Lampu depan yang menyudut dan gril menutup merupakan tipikal tampang depan Honda saat ini. Dimensi pun menyusut dari tipe sebelumnya.

Akomodasi

Suzuki Swift GS : ****

Mazda2 GT : ***

Toyota Yaris S TRD Sportivo : *****

Honda Jazz RS : ****

Posisi duduk paling ideal menurut kami ada pada Suzuki Swift.Meskipun semua hatchback sama-sama mempunyai fitur tilt and telescopic steering yang bisa disesuaikan, rancang bangun Swift-lah yang paling pas.Tidak terlalu tenggelam seperti duduk di Mazda2, dan mempunyai visibilitas paling luas.

Memang, duduk di Mazda2 laiknya berada di dalam mobil sport. Jok pengemudi begitu memanjakan orang di balik setir dan memancing adrenalin untuk terus menggeber kendaraan yang berakselerasi tercepat di kelasnya ini. Sayangnya, penumpang belakang kurang begitu nyaman dengan ruang yang sempit.

Urusan kelegaan ruang kaki pada Toyota Yaris patut diacungi jempol.Untuk penumpang dengan tinggi 175 cm masih bisa tetap leluasa menyetir, juga duduk nyaman di belakang.Karena dari keempat hatchback yang kami tes, hanya Yaris yang mempunyai dimensi paling panjang, yakni 4.115 mm. Akibat bodi yang bongsor, bagasi pun menjadi yang terluas. Lucunya mobil ini juga paling rendah di antara yang lain, hanya 1.475 mm.

Sebaliknya, Honda Jazz yang mempunyai postur tertinggi dengan ukuran 1.524 mm, menjadikan headroomnya paling lega.

Fitur

Suzuki Swift GS : ***

Mazda2 GT : *****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ****

Honda Jazz RS : ****

Dari keempat hatchback yang ada, Swift yang paling tak menonjol fiturnya. Diluar fitur keamanan standar, kini Suzuki menambah aplikasi lampu depan reflektor dengan Xenon HID.

Mazda2 menang adu cepat dari 0 menuju 100 km/h. Ini berkat fitur transmisi pada Mazda yang mempunyai rasio lebih rapat dengan 6-percepatannya.Aura sport dari kendaraan pemilik teknologi SkyActiv ini makin kental berkat adanya Head Up Display (HUD) layaknya instrumen pesawat tempur.Selain itu, adanya Active Blindspot Monitoring dan Smart Brake Support menambah rasa aman mengendarai mobil ini.

Namun meskipun begitu, sisi penumpang depan lebih dimanjakan oleh Toyota Yaris. Betapa tidak, fitur entertaintment pada headunit-nya  paling komplit dibanding yang lain.Layar monitornya tak hanya mengandalkan sentuhan, namun terdapat fitur air gesture. Terintergrasi dengan internet,seisi kabin bisa browsing atau sekedar pasang status di medsos.Mengecek sejarah servis, terdapat pada menu MyToyota.Bahkan antar sesama pengguna Yaris bisa saling terhubung dengan menu Toyota Move.

Semua fitur diatas tidak ditemukan pada Honda Jazz, bahkan tipe tertingginya pun, rem belakang masih menggunakan tromol. Namun sama seperti Yaris, untuk membuka kunci pintu Jazz dari luar hanya perlu menyelipkan jari dibalik handle maka otomatis kunci terbuka.

Kenyamanan

Suzuki Swift GS : *****

Mazda2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : *****

Honda Jazz RS : ****

Jok bermodel semi-bucket dengan busa empuk, menjadikan Swift lebih ergonomis dan nyaman diduduki. Bahan fabricnya tak membuat punggung lekas panas.Jika tepat menyetelnya, posisi duduk sedikit mundur dan ubah posisi teleskopik setir sedekat mungkin, serasa menunggangi mobil reli.

Posisi duduk yang rendah pada Mazda2, jadi serasa naik mobil sport.Apalagi bahan fabric hitamnya dipadu striping merah pada jok semi bucket.Damping suspensi memang sedikit keras, namun rebound yang dihasilkan masih terbilang nyaman.

Bantingan suspensi yang terbilang lembut, terdapat pada Yaris.Meski banyak ubahan, tetapi bentuk jok melebar masih dipertahankan oleh Toyota.Walau badan sedikit bergeser saat Yaris diajak bermanuver cepat, namun kenyamanannya lebih optimal.

Honda merevisi sistem suspensinya pada Jazz  berkode GK5 ini menjadi lebih lembut. Sayang posisi mengemudi agak janggal dengan setelan jok yang ada.

Kepraktisan

Suzuki Swift GS : *****

Mazda2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ****

Honda Jazz RS : *****

Dengan dimensi terbatas, sebuah hatchback tetap dituntut menyediakan tingkat kepraktisan yang mendukung seisi kabin.Suzuki Swift memiliki dua laci terbuka dan satu tertutup yang cukup besar di area dasbor. Untuk meletakkan wadah minuman, terdapat tujuh cup holder.

Sementara empat cup holder hadir pada Mazda2, ditemani empat laci terbuka dan satu laci tertutup. Lima cup holder terdapat pada Toyota Yaris,  dipadu dengan satu laci terbuka dan satu laci tertutup. 

Satu-satunya yang menggunakan laci konsol tengah adalah Honda Jazz. Selain menambah kepraktisan, tutup laci bisa menjadi sebuah arm rest. Total terdapat dua laci terbuka dan satu tertutup ditambah tujuh buah cup holder.

Keempat hatchback ini, walau berbeda cara lipat bangku belakang, namun seluruhnya mampu menghadirkan ruang dengan lantai rata. Sehingga memudahkan menata barang di bagasi kala jok belakag terlipat.

Handling

Suzuki Swift GS : *****

Mazda2 GT : *****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ****

Honda Jazz RS : ****

Walau keempatnya mirip-mirip, namun berbeda karakter.Suzuki Swift mampu diajak melahap tikungan dengan kecepatan relatif tinggi namun tetap stabil.Sayang bantingan suspensi harus menjadi lebih keras.Namun Suzuki cukup pintar dengan mengkompensasi jok yang empuk.

Pengendalian yang cukup akurat juga terdapat pada Mazda2.Gejala limbung seakan sirna saat melahap tikungan.Teknologi Skyactiv-Body yang lebih ringan namun rigid, turut menyumbang tingkat presisi kemudi.

Sementara Yaris dan Jazz memang tidak memiliki pengendalian sebaik kedua rivalnya. Saat melibas tikungan di ruas yang samapada kecepatan diatas 80 km/jam, kedua hatchback ini menampakan gejala body roll, terlebih Honda Jazz. Namun bantingan suspensi yang lembut terdapat pada kedua mobil ini.

Ya, handling dan bantingan suspensi memang karakter yang perlu berkompromi dengan keinginan pengemudi.

Performa

Suzuki Swift GS : ****

Mazda2 GT : *****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ***

Honda Jazz RS : ****

Suzuki Swift hadir dengan mesin berkapasitas terkecil, 1.400 cc dan hanya bertenaga 95 dk. Tetapi konsumsi bahan bakarnya menyerupai para kompetitor yang cc nya lebih besar, yaitu 12,1 km/liter untuk dalam kota dan 18,7 km/liter untuk jalan tol. Akselerasi 0-100 km/jam pun perlu menempuh 12,7 detik.

Hadir dengan mesin dan transmisi tercanggih, Mazda 2 membukukan 10,1 detik untuk berakserasi 0 – 100 km/jam.SkyActiv Technology membantu meningkatkan performa tanpa kehilangan efisiensi BBM. Untuk konsumsi dalam kota mencatat 12,2 km/liter sementara ruas tol mencatat 17,1 km/liter.

Tidak ada perubahan pada mesin Toyota Yaris sejak 2007 silam. Mesin 1NZ-FE andalan membutuhkan 12,9 detik untuk berlari 100 km/jam dari diam. Sementara konsumsi bensin dalam kota hanya 11,9 km / liter dan 17 km / liter untuk dalam dan ruas tol.

Sementara Honda Jazz, dengan girboks CVTnya menempuh 11 detik untuk berakselerasi 0-100 km/jam. Konsumsi bahan bakar dalam kota tercatat 12,2 km / liter dan jalan bebas hambatan menghabiskan seliter bensin untuk 17,3 km.

Kesimpulan

Ada harga tentu ada rupa.Suzuki Swift memang di banderol paling murah diantara ketiga lainnya. Walau fitur tak sebanyak kompetitor, nyatanya hatchback Suzuki ini tetap diminati oleh para pecintanya karena harga yang kompetitif dan tangguh khas Suzuki.

Mazda2 menjadi hatchback termahal di kelasnya.Tetapi jika mengingat fitur yang ada memang sangat sepadan. Pengemudi dan penumpang sangat dimanjakan dengan kemewahan interior Mazda2 GT.Bila memiliki budget lebih, tak salah memilih mobil yang warna merahnya lebih mahal Rp 3 juta ini.

Toyota Yaris yang menjadi termahal di posisi kedua, kenyataannya tidak terlalu memberikan banyak isi. Namun perubahan total menjadi daya tarik tersendiri, apalagi konsumen mendapatkan kepastian layanan purna jual yang tersebar seantero Indonesia.

Honda Jazz menjadi pertama yang melakukan major change. Perbaikan dilakukan pada banyak sektor ketimbang tipe sebelumnya.Harga yang ditawarkan, masih setimpal dengan apa yang didapat.

 

 
Related
Updates

otodriver.com