Perlu dicermati dengan seksama, keempat SUV ini terlihat serupa, baik penampilan maupun fitur yang diboyongnya. Namun seperti apa perbedaan rasa berkendara yang ditawarkan.

Komparasi Urban SUV : Honda CR-V vs Nissan X-Trail vs Hyundai Santa Fe vs Mazda CX-5

 
Komparasi Urban SUV : Honda CR-V vs Nissan X-Trail vs Hyundai Santa Fe vs Mazda CX-5

Perlu dicermati dengan seksama, keempat SUV ini terlihat serupa, baik penampilan maupun fitur yang diboyongnya. Namun seperti apa perbedaan rasa berkendara yang ditawarkan.

Kelas Sport Utility Vehicle kian ramai penggemar di tanah air. Dimensi  cukup besar dengan ground clearance tinggi, alasan utama kelas ini ramai diminati. Proporsi ini membuatnya tangguh namun justru menawarkan ragam fitur yang membuatnya nyaman dinikmati di perkotaan.

Sejak Nissan X-Trail melakukan ubahan besar-besaran, Honda tampak reaktif dengan melakukan facelift minor pada CR-V.Mazda pun membenahi sedikit demi sedikit komposisi CX-5.Baru kemudian Hyundai menghadirkan varian yang lebih murah dari lini yang sudah ada dengan Santa-Fe Sport.

Keempat SUV ini memang satu kelas dan baru saja mengalami pembaruan. Siapa yang paling macho? Menjawab rasa penasaran pembaca, Car Review akan kupas tuntas empat SUV yang cukup laris di pasaran ini untuk menyajikan evaluasi dari ragam opsi yang ada. Manakah yang sesuai dengan keinginan konsumen, perlu atau tidak perlunya fitur yang ada bagi para konsumen. Apalagi diferensiasi harga yang ditawarkan terbilang cukup berbeda satu-sama lain.Inilah keempat urban SUV terbaru di Indonesia.

Desain

Honda CR-V            : ****

Mazda CX-5            : ****

Nissan X-Trail         : ****

Hyundai Santa-Fe   : ***

Hyundai Santa-Fe terbilang paling hangat melakukan penyegaran dengan perubahan minor di beberapa panel bodi.Sementara desain keseluruhan masih mengandalkan aura elegan dengan aplikasi susunan gril besar berpadu krom di bagian muka. Sayangnya, walau sudah menggandeng mantan desainer Audi, lekuk bodinya masih terlihat agak kaku.

Mazda CX-5 yang berpatokan dari KODO Design membuat tampilan mobil berwarna Soul Red ini dapat bersaing dengan rival yang ada. Garis tajam pada lekuk bodi menguatkan aura sport. Secara keseluruhan tidak ada yang kurang dari desain CX-5 GT, hanya saja dibanding para pesaing, ia berdimensi paling kecil.

Honda CR-V yang awal tahun ini baru saja melakukan perubahan minor, melakukan sedikit revisi pada headlamp. Kini sudah dilengkapi dengan DRL yang membingkai rumah lampu depan dan tampak menyatu dengan grill berbingkai krom. Alhasil, tampang depan cukup berubah, semakin keren dengan padanan garis bodi yang kekar hingga sisi kiri-kanan buritan. Secara keseluruhan, SUV lansiran Honda ini kami anggap paling proporsional dari bentuk dan dimensi.

Usaha Nissan untuk merubah tampilan X-Trail secara keseluruhan secara drastis, layak diacungi jempol.Wajah barunya dihiasi lampu yang menyudut keatas guna terkoneksi dengan gril yang berdesain sama di seluruh dunia. Lampu belakang yang beberapa generasi sebelumnya diletakkan di pilar, turun kebawah agar visibilitas pengendara di belakang kian jelas.Setidaknya X-Trail generasi terkini tampil lebih aerodinamis.

Akomodasi

Bangku baris kedua CX-5 kurang nyaman dimuati tiga orang dewasa
Ruang kaki cukup lega, fitur pelipat sandaran elektrik jadi keunggulan CR-V
Konfigurasi ternyaman ada di Santa Fe yang muat 7 orang penumpang 
Meski bangku kedua bisa digeser ke depan sekalipun,
masih belum cukup lapang untuk orang dewasa dudu di baris ketiga

Honda CR-V             : ****

Mazda CX-5             : ***

Nissan X-Trail           : ****

Hyundai Santa-Fe    : *****

Dari seluruh kontestan yang ada, penilaian utama tertuju pada konfigurasi bangku penumpang.Kali ini Hyundai Santa Fe Sport hadir dengan tiga baris bangku, sehingga seven seater SUV ini mampu menampung tujuh orang dewasa. Dengan catatan, para penumpang yang akan duduk di baris ketiga memiliki tinggi maksimal 160–165 cm.Lebih dari itu, silahkan bersempit-sempit ria sepanjang perjalanan. Akses keluar masuk cukup mudah karena ruang atap yang tinggi, namun pelipatan jok sedikit merepotkan.

Berbeda dengan Mazda CX-5 GT, hanya hadir dengan dua baris penumpang saja. Mazda mengklaim produknya bisa menampung lima orang di dalam kabin. Walau kenyataannya paling ideal hanya untuk berempat saja.Jika dipaksakan berlima, tidak nyaman lagi.

Sebagai SUV yang hanya memiliki konfigurasi dua  baris, Honda CR-V paling unggul ketimbang peserta lainnya. Ruang kaki yang disediakan cukup lapang, pun dengan headroom.Pelipatan bangku tengah secara elektrik, seketika memberikan ruang yang lapang dengan lantai rata untuk membawa barang yang berdimensi makan tempat.

Berbeda dengan Nissan X-Trail 2.5, kofigurasi penumpang layaknya disebut 5+2 dan bukanlah seven seater. Pertimbangannya ruang yang sempit di baris ketiga hanya ideal untuk dua anak kecil, walau jok di baris kedua dimajukan. Ditambah material busa kursi jok yang agak kurang tebal, membuat orang dewasa mustahil berada di dalamnya.
 

Kenyamanan

Jok ergonomis dengan semi-bucket
CX-5 dilengkapi penyetel elektrik untuk kedua bangku depan
Penggerak elektrik di seluruh jok depan, namun menggunakan pelapis bahan  kulit
dan busa yang tidak terlalu empuk dibandingkan pesaingnya
Desain ergonomis dengan balutan kulit yang berkesan mewah,
busa cukup empuk dan pengaturan kedua jok elektris
Santa Fe Sport belum menggunakan pengatur elektris dan berbalut bahan fabric,
meski hal itu membuatnya mampu memberi kenyamanan berbeda.

Honda CR-V            : ***

Mazda CX-5            : *****

Nissan X-Trail          : ****

Hyundai Santa-Fe   : *****

Sendirian berasal dari Korea Selatan tidak membuat Hyundai Santa Fe Sport tertunduk melawan trio Jepang ini. Kenyamanan tidak serta merta tertindas, mengandalkan jok berbahan fabric yang lebih lentur ketimbang bahan kulit, busa ketebalan jok pun cukup empuk, malah memberikan kenyamanan prima. Ditambah dimensi jok yang cukup lebar, bukan masalah untuk menampung orang dengan berat tiga digit. Sayang fitur jok elektrik yang tidak ada membuat sedikit kendala saat penyetelan posisi duduk

Mazda CX-5 GT hadir dengan gaya yang sporty. Jok bermodel ala semi-bucket dan mayoritas warna hitam pada interior membuat impresi yang didapat bukanlah didalam kabin sebuah SUV. Bahan kulit yang nyaman diduduki berlama-lama turut menyumbang kontribusi kenyamanan dalam berkendara. Jok elektrik hadir untuk kedua sisi jok baris

Karakter Honda yang rata-rata memiliki jok cukup keras membuat CR-V 2.4 Prestige urung unggul urusan kenyamanan. Busa jok yang cukup keras dan posisi duduk yang terbilang lebih tinggi kurang nyaman dan agak susah mendapatkan posisi mengemudi ideal. Namun Honda menawarkan fitur penggerak elektris pada kedua jok

Nissan terbilang sukses melakukan ubahan pada model akhirnya, hadir di 2014 Nissan X-Trail 2.5 memanjakan punggung para penumpang dengan bahan kulit yang halus dan terlihat mahal. Kontur jok yang dirasa pas di punggung ditambah fitur elektrik pada kedua jok depan memiliki nilai lebih pada mobil bernama Nissan Rogue di Amerika ini.


Kepraktisan

Akses luas dan mudah, sandaran bangku CX-5 terbagi 40:20:40, lebih akomodatif

Cukup luas dan mudah memasukkan barang,
Santa Fe bisa dilipat rata lantai jok baris ketiganya
Walau sandaran terbagi 3, namun konfigurasinya tetap 40:60 saat diipat.
Bangku baris ketiga dapat terlipat rata dengan baik

Honda CR-V           : *****

Mazda CX-5           :  ****

Nissan X-Trail         : ****

Hyundai Santa-Fe  : *****

Sebagai kendaraan multiguna, para SUV ini diberikan kepraktisan yang berlebih untuk  mengakomodasi bermacam barang yang dibawa selama perjalanan, walau jumlahnya nyaris sama Hyundai Santa Fe Sport dan Honda CR-V 2.4 Prestige memberikan sembilan tempat menaruh minuman untuk di perjalanan, sementara laci tertutup pun masing-masing memiliki dua buah sebagai standard.

Untuk laci terbuka, Hyundai Santa Fe masih lebih unggul dua buah ketimbang Honda CR-V.

Untuk Mazda CX-5 GT dan Nissan X-Trail 2.5 masing-masing menyediakan tatakan alas menaruh gelas sebanyak 8 buah. Sementara laci tertutup dan terbuka terdapat dua buah pada masing-masing kedua SUV tersebut.

Performa

Honda CR-V            : ***

Mazda CX-5             : ****

Nissan X-Trail          : *****

Hyundai Santa-Fe    : ****

Dengan bobot yang diusungnya, Hyundai Santa Fe Sport membutuhkan 11,6 detik untuk menempuh 0-100 km/jam. Konsumsi bahan bakar dalam kota menghabiskan 8,2 km per liter bahan bakar. Sementara untuk di jalan tol, satu liter mampu menempuh 12,9 km.

Mazda CX-5 GT walau bukan menjadi yang tercepat, namun menjanjikan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat. Dengan mesin SkyActiv andalannya, konsumsi bahan bakar dalam kota mencapai 10,3 km/l, sementara untuk ruas tol konsumsinya 15,2 km/l. akselerasi 0-100 km/jam menempuh 12,4 detik dengan mode sport.

Honda CR-V 2.4 Prestige, membukukan catatan waktu 10,2 detik untuk akselerasi 0-100 km/jam. Konsumsi bahan bakar dalam kota mencatat 8,6 km/l dan untuk jalan tol mampu mencapai 14 km/l dengan fitur eco.

Hadir dengan transmisi CVT membuat konsumsi bahan bakar X-Trail di kecepatan konstan jalan tol mampu mencapai 16,5 km/l. Sementara dalam kota untuk tiap liternyabisa menempuh jarak 10 km. Untuk berakselerasi, dengan tidak adanya jeda perpindahan gigi, X-Trail menempuh 9,5 detik untuk 0-100 km/jam. 

Handling

Honda CR-V            : ***
Mazda CX-5             : *****

Nissan X-Trail          : ***

Hyundai Santa-Fe   : ****

Mengendalikan Hyundai Santa Fe Sport memerlukan ekstra tenaga yang disalurkan lewat lengan. Kemudi yang terasa agak berat itu merupakan bentuk kompensasi dari cukup tajamnya pergerakan kemudi. Wajar saja, bobot yang diusungnya setara 5 ekor sapi, yakni sekitar 1,5 ton. Walau berat, tidak mengurangi kepresisian kendali SUV asal negeri ginseng ini.

Mengandalkan pelek berdiameter 19 inci dengan ban berprofil 55, sangat membantu pengendalian dari Mazda CX-5 dengan level trim tertinggi, GT ini. Selain itu ayunan suspensi yang lebih rigid pun turut menyumbang – selain dari diameter setir yang sedikit lebih kecil ketimbang SUV lain - pergerakan yang paling presisi diantara para kontestan. Sayang, kenyamanan penumpang jadi tereduksi akibat kerasnya peredaman suspensi. Namun saat di kecepatan tinggi, semua akan sirna.

Setelah perubahan pada spring rate guna membuat redaman guncangan semakin nyaman, pengendalian terasa berbeda dengan dua kontestan diatas. Honda CR-V 2.4 Prestige yang sepertinya memang dirancang tidak untuk diajak menekuk tikungan, memiliki redaman akanjalan rusak yang lebih baik walau mengurangi kualitas handling yang tajam.

Terakhir, Nissan X-Trail hadir dengan karakter suspensi yang mirip Honda CR-V.Empuk untuk melibas jalan rusak, namun saat diajak bermanuver kepresisian sedikit berkurang.Toh, X-Trail terbilang cukup fun to drive untuk diajak berkecepatan tinggi.

Fitur

Fitur pada CX-5 menjadi paling canggih saat ini dibandingkan rivalnya
Berbagai fitur CR-V masih bisa bersaing dengan kompetitornya
Santa Fe Sport merupakan entry level, sehingga minim fitur dibandingkan rivalnya
X-Trail memiliki fitur tak kalah canggih, namun belum seunggul X-Trail

Honda CR-V            : ****

Mazda CX-5             : *****

Nissan X-Trail          : ****

Hyundai Santa-Fe    : **

Tipe yang termasuk entry level di keluarga Santa Fe ini hadir dengan minim fitur. Sebenarnya ada lagi varian Santa Fe D-Spec yang lebih kaya fitur, sayang tak tersedia untuk Group Review ini. Pada varian ini, Hyundai tidak melengkapi dengan fitur selengkap ketiga kontestan lain, namun aplikasi sokbreker teleskopik pada kap mesin sungguh memudahkan pengemudi untuk melakukan inspeksi ringan sebelum berkendara. Minim fitur membuat banderol Hyundai Santa Fe Sport menjadi paling ekonomis.Namun untuk fitur yang berhubungan dengan standar keselamatan turut hadir di SUV seharga Rp 417,5 juta ini.

Tak ada yang bisa membantah bahwa Mazda menjejalkan ragam fitur pada CX-5 GT-nya.Segala macam fitur yang membantu pengendalian hingga pendukung kenyamanan merupakan senjata andalan pabrikan untuk menghadapi para kompetitor.Membuat Mazda CX-5 GT menjadi sangat fun to drive dan paling canggih untuk dijadikan kendaraan sehari-hari.

Di varian terbaru yang hadir awal 2015 ini, Honda memberikan tambahan fitur pada CR-V 2.4 Prestige, layar monitor yang berisi multi informasi kini terpisah dengan headunit 2-DIN. Warna pada spidometer pun memberikan visual yang berbeda saat fitur eco drive dinyalakan. Handle pintu bagian luar pada sisi pengemudi terdapat sensor yang jika jari menyentuhnya maka kunci pintuakan otomatis membuka. Sayang tidak ada fitur auto pada lampu depan yang menggunakan Xenon ini.

Walau tanpa kehadiran sunroof seperti CX-5 dan CR-V, Nissan X-Trail 2.5 memiliki fitur pintu bagasi otomatik seperti yang terdapat di CR-V. Lampu berteknologi Xenon dengan fitur otomatis terdapat di dalamnya serta telah dilengkapi dengan engine start/stop button.

Kesimpulan

Paling murah, namun tidak murahan. Di antara ketiga kontestan lain, Hyundai membanderol Santa Fe Sport hanya Rp 417,5 juta saja. Walau minim fitur, tetapi menjanjikan handling terbaik dengan redaman suspensi yang optimal.Mungkin alasan tersebut yang membuat pasaran Santa Fe laris di benua Eropa.

Bicara soal harga dan nilai yang didapat, Mazda CX-5 GT yang dibanderol Rp 505 juta ini menawarkan segudang fitur yang membuatnya menjadi fun to drive.Seluruh fitur yang membantu pengemudi terdapat di mobil yang warna merahnya lebih mahal Rp 3 juta ini.Kabin terbilang canggih dengan banyaknya tombol-tombol cukup mudah dioperasikan.Meski bikin kabin kurang lega, dimensi yang tidak begitu besar membuatnya lincah di kepadatan jalan raya.

Honda CR-V 2.4 Prestige memberikan impresi berkendara yang berbeda diantara SUV lainnya.Hanya CR-V yang memiliki Paddle Shift guna mengatur gigi transmisi sesuai keinginan.Hadirnya pintu bagasi elektrik membuat tambahan kemudahan akses keluar masuk barang di belakang.Honda membanderol CR-V Rp 492,5 juta.

Memiliki rentang harga yang mirip dengan Honda CR-V, Nissan X-Trail 2.5 CVT,  dihargai Rp 450,4 juta memang bukan top of the line yang lagi-lagi tak tersedia untuk review. Toh,fitur yang diusungnya pun tidak terpaut jauh, hanya minus sunroof saja perbedaannya dengan CR-V. Namun bicara pengendalian dan kenyamanan X-Trail memiliki hasil yang lebih baik.

 

 

 
Related
Updates

otodriver.com