Minyak rem diganti setiap 50ribu km untuk mendapatkan hasil pengereman yang tetap optimal

Alasan Kenapa Minyak Rem Harus Rutin Diganti

 
Alasan Kenapa Minyak Rem Harus Rutin Diganti

Minyak rem diganti setiap 50ribu km untuk mendapatkan hasil pengereman yang tetap optimal

Sistem pengereman merupakan bagian cukup penting pada kendaraan. Oleh karena itu perlu perhatian khusus pada perangkat ini, termasuk pada brake fluid alias minyak rem

Brake fluid merupakan cairan yang dibuat dari bahan dasar ethylene glycol. Material ini mampu berkerja dalam temperatur tinggi, namun memiliki kadar air yang cukup tinggi, sehingga lama-kelamaan dapat menguap.

Oleh sebab itu efek negatif lain dari dari minyak rem ini adalah menyebabkan karat sehingga kemampuan cairan untuk menjalankan fungsi rem menjadi berkurang.

Agar selalu optimal, minyak rem harus diganti secara berkala untuk menjaga kualitas pengeremannya.

“Setidaknya minyak rem selalu diganti secara rutin setiap 50 ribu km. Penggantian ini dilakukan secara menyeluruh mulai minyak yang berada pada master rem atas hingga minyak yang berada di jalur rem,” ungkap Tri Handoko dari bengkel CBX, di bilangan Jatiwaringan, Bekasi ini.

“Boleh dikatakan bahwa penggantian ini bagai cuci darah sehingga jalur rem bersih dari kandungan air dan residu,” sambungnya. Saat mengganti minyak rem, disarankan menggunakan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pabrikan, semisal minyak rem DOT 3 diganti dengan spesifikasi yang sama.

 

 

 
Related
Updates

otodriver.com