Carreview.id telah mencoba dan membandingkan suspensi belakang standar dengan yang sudah diganti produk aftermarket. Bagaimana hasil yang didapat? Berikut detailnya.

Calya-Sigra : Atasi Masalah 'Ambles' Dengan Suspensi Seharga Rp 1,4 Jutaan

 
Calya-Sigra : Atasi Masalah 'Ambles' Dengan Suspensi Seharga Rp 1,4 Jutaan

Carreview.id telah mencoba dan membandingkan suspensi belakang standar dengan yang sudah diganti produk aftermarket. Bagaimana hasil yang didapat? Berikut detailnya.

Salah satu hal yang banyak dikeluhkan pengguna Toyota Calya dan Daihatsu Sigra adalah mobilnya tampak ambles ketika mobil ini dinaiki oleh 7-penumpang. “Selain ambles, handling mobil ini mengalami penurunan jadi lebih limbung dan tak setajam semula,” jelas Ade Habibi, mewakili komunitas Calya-Sigra. "Persoalan lain yang mengintai adalah mentok pada stopper sokbreker yang sangat mengganggu kenyamanan berkendara," lanjutnya.

Menurut pengalaman pria yang akrab disapa Bibi ini, solusinya dengan melakukan penggantian per dan sokbreker dengan menggunakan per yang diambil dari mobil lain. Tapi tentu saja kiat coba-coba ini tidak sepenuhnya sempurna untuk menjawab kendala kedua produk kembar tersebut.

Namun kini sudah ada solusi lain yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dari KYB. Produsen sokbreker yang bermarkas besar di Jepang ini memberi solusi dengan produk aftermarketnya yakni XR 9811 yang khusus dibuat untuk suspensi belakang duo Calya-Sigra.

"Produk ini memiliki dimensi yang lebih besar dan kokoh dibandingkan dengan bawaan asli kendaraan," jelas Yandi Hermanto, Product Manager KYB Astra Otopart selaku distributor resmi produk ini di Indonesia. "Dengan dimensi yang lebih besar inilah yang menjadi salah kunci untuk mengatasi suspensi Calya-Sigra yang  ambles setelah diisi dengan 7 orang penumpang," imbuhnya.

Dari fisik, produk aftermarket ini memiliki dimensi lebih besar dari produk bawaan asli kendaraan, OEM (original equipment manufacturer). Ketebalan per yang dipergunakan produk KYB ini 13,9 mm. Angka ini lebih besar dibandingkan dengan per bawaan asli yang hanya 10,9 mm. Selain itu, sokbrekernya pun lebih besar besar dan kokoh dengan diameter cover 53 mm dan 44,6 mm. Lebih masif dibandingkan dengan bawaan standar yang hanya 47 mm (cover) dan 38,6 mm (outer shield). Penggantian ini hanya dilakukan pada suspensi belakang saja, yang tentunya terasa ambles ketika mobil dimuati hingga 7 orang.

Perbandingan set suspensi KYB (per merah, sokbreker abu-abu) dan OEM 

Lalu bagaimana perbandingan antara kedua suspensi tersebut? 

Dalam membandingkannya, kami menggunakan 1 unit Daihatsu Sigra 1.200 cc otomatik tahun 2016. Caranya dengan mencoba antara sebelum dan sesudah menggunakan suspensi aftermarket dengan mengukur ketinggian bodi mobil dan juga mencobanya langsung untuk dikendarai. Tinggi antara tanah dan bibir sepatbor belakang, kami jadikan patokan.

Metode komparasi ini melibatkan tujuh orang dengan total bobot 541 kg yang serempak dimasukkan ke dalam kabin Sigra sebagai gambaran nyata kondisi mobil dengan 7 penumpang.

1. Sigra dengan suspensi OEM 

a. Kondisi Kosong         65 cm                       
b. Kondisi dengan 7 penumpang        56 cm

2. Sigra dengan suspensi KYB

a. Kondisi kosong            66 cm                       
b. Kondisi dengan 7 penumpang           58.5 cm 

Pada mobil yang menggunakan ssuspensi OEM terdapat selisih penurunan sebanyak 9 cm. Dalam kondisi berisi 7 penumpang, mobil terasa berjalan ajrut-ajrutan dengan suspensi belakang yang ambles dan mentok pada stopper per saat melaju di jalanan bergelombang.

Dibandingkan setelah mobil diganti dengan suspensi KYB terdapat penurunan sebanyak 7.5cm. Sekilas selisih antara keduanya nampak kecil, rata-rata hanya 1.5-2 cm saja. Namun selisih ini sepertinya mampu memberikan kontribusi yang signifikan sebagai solusi suspensi ambles kedua mobil ini. Saat kami melakukan tes di jalan yang bergelombang, tidak lagi dirasakan gejala limbung dan juga mentok pada stopper per. 

Per KYB hadir mencolok dengan warna merah
Diameter per KYB lebih besar daripada OEM

Lalu bagaimanakah feeling yang dirasakan saat mobil hanya dikendarai oleh satu orang saja.?

Secara teori suspensi anyar ini memiliki suspension rate lebih tinggi, sehingga efeknya akan membuat ayunan suspensi mobil menjadi lebih keras dan kaku. Saat dicoba, kenyamanannya sedikit berkurang jika dibandingkan dengan sokbreker bawaan asli kendaraan, namun masih dapat ditoleransi dengan stabilitas yang tentunya meningkat. 

Untuk mendapatkan satu set suspensi KYB (per dan sokbreker) untuk Calya / Sigra ini cukup merogoh kocek Rp 1,45 juta.

Tentunya hal ini lebih memudahkan, karena tidak perlu mengira-ngira 'ramuan' dari suspensi mobil lain yang cocok untuk suspensi belakang ini, yang rata-rata menghabiskan dana Rp 600 ribu hingga 1 jutaan.

 
Related
Updates

otodriver.com