Mengencangkan baut roda dengan diinjak akan berakibat tenaga yang dipergunakan tidak terukur sehingga menyebabkan kerusakan pada baut dan mur.

Hindari Kencangkan Mur Roda Dengan Cara Diinjak

 
Hindari Kencangkan Mur Roda Dengan Cara Diinjak

Mengencangkan baut roda dengan diinjak akan berakibat tenaga yang dipergunakan tidak terukur sehingga menyebabkan kerusakan pada baut dan mur.

Mur roda atau di beberapa merek (contoh: Mercedes-Benz) menggunakan baut untuk mengikat pelek pada perangkat kaki-kaki mobil. Perannya yang vital sebagai pengikat, mengharuskan mur harus terikat kencang dan tidak boleh longgar.

Dalam mengencangkan dan mengendurkan, beberapa mur roda memiliki perbedaan pada teknis pelaksanaannya. Mengendurkan dan melepas mur pun diperbolehkan untuk menggunakan bantuan bobot badan dalam melakukannya. Walau tidak dianjurkan, namun mengendurkan mur dari posisi ketat masih boleh dilakukan dengan cara menginjak kunci roda.

“Intinya mengendurkan dengan cara diinjak masih relatif aman dilakukan karena mengendurkan mur tidak menjadikan stres pada material logam bautnya,” terang Unggul Prakoso dari  Restu Motor yang bermarkas di bilangan Pondok Gede Bekasi. “Kondisinya karena ia merilis tekanan pada mur dan baut tersebut,” imbuh pria yang juga off-roader ini.

Namun hal ini tidak berlaku sebaliknya. “Untuk mengencangkan baut roda tidak boleh menggunakan kaki,” wantinya. “Dengan cara ini tenaga yang dikeluarkan jadi tidak terkontrol. Apesnya jika melebihi batas kemampuan dari baut dan mur itu akan mengakibatkan kerusakan pada peranti tersebut,” lanjut Unggul. “Masalah yang sering kali muncul adalah alur pada baut /mur mengalami kerusakan alias dol,” tambahnya.

Lebih rinci lagi, Unggul menjelaskan bahwa cara yang baik untuk mengencangkan baut adalah dengan cara mengencangkan dengan menggunakan tangan kemudian dikencangkan dengan menggunakan kunci roda hingga benar-benar ketat.  “Semaksimal mungkin hanya dengan kekuatan tangan saja. Bisa sedikit ditambahkan tenaga dengan menumpukan berat badan,” lanjutnya. “Cara ini lebih terukur dibandingkan dengan cara diinjak yang menumpu 100 % berat badan ,” tutupnya.

 
Related
Updates

otodriver.com