Kinerja alternator sebaiknya selalu terpantau. Karena perangkat pengisian aki ini menjadi penting pada mobil modern yang banyak menggunakan perangkat elektronik. Disarankan diperiksa rutin.

Jangan Sepelekan Kondisi Alternator Efeknya Bisa Berantai

 
Jangan Sepelekan Kondisi Alternator Efeknya Bisa Berantai

Kinerja alternator sebaiknya selalu terpantau. Karena perangkat pengisian aki ini menjadi penting pada mobil modern yang banyak menggunakan perangkat elektronik. Disarankan diperiksa rutin.

Biasanya orang menyebut ‘nyawa’ dari sebuah mobil adalah mesin. Dan salah satu penyokong nyawa dari mesin tersebut adalah unit pengisian arus listrik yang kita kenal luas sebagai alternator.

Perangkat inilah yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan pada sebuah kendaraan, jika alat ini mengalami kerusakan maka segudang masalah pun terhidang di depan mata.

“Kerusakan alternator yang sering dijumpai adalah tidak berfungsinya alat ini dalam mengisi listrik ke dalam aki dan juga terjadi overcharge,” terang Muksin dari FAST di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan. Hal ini adalah kerusakan yang berkenaan dengan pengisian aki ini terjadi pada unit alternator.

Pada mobil lawas, keluar-masuk arus pada alternator diatur oleh peranti yang dinamakan cut out (berfungsi memutus arus agar tidak overcharge), kini pada mobil modern, sudah diganti dengan Intregated Circuit (IC) regulator.

Tidak berfungsinya perangkat ini dalam sistem kelistrikan, maka otomatis hanya aki satu-satu yang menjadi sumber daya listrik dan tidak ada suplai untuk mengisinya, maka daya listrik yang dimilikinya akan habis.

Jika hal itu terjadi, maka perangkat lain yang mengandalkan kelistrikan akan kelumpuhan, seperti wiper, lampu, AC, fuel pump, bahkan ECU sebagai otak mesin juga tak mampu bekerja dan akhirnya mesin mati.

Demikian sebaliknya, jika terjadi overcharge kondisinya pun bahkan bisa lebih buruk. Mulai dari aki yang rusak (biasanya bengkak dan bahkan bisa meledak), perangkat eletronik pendukung kehidupan mobil rentan akan kerusakan karena arus yang besar.

Jadi, disarankan memantau peranti pengisian ini secara rutin. Cara yang paling mudah adalah mendatangi bengkel dan melakukan pengukuran dengan peranti khusus yang ada.

Tidak salah pengecekan dilakukan bersamaan dengan waktu servis dan ganti oli.

 

 

 

 
Updates

otodriver.com