Saat berkendara di musim hujan seperti sekarang ini, ada perbedaan tekanan angin ban dengan kondisi normal. Seberapa batas toleransi yang diperbolehkan?

Mencari Tekanan Angin Ban Terbaik Saat Musim Hujan

 
Mencari Tekanan Angin Ban Terbaik Saat Musim Hujan

Saat berkendara di musim hujan seperti sekarang ini, ada perbedaan tekanan angin ban dengan kondisi normal. Seberapa batas toleransi yang diperbolehkan?

Genangan air akan menjadi sesuatu yang sering ditemui saat berkendara di musim hujan seperti sekarang ini, hal ini tentunya menjadi kendala tersendiri untuk kualitas cengkraman ban di atas permukaan jalan.

“Memang dalam kondisi hujan, cengkraman ban terhadap permukaan jalan tidak sebaik saat jalanan kering. Kehadiran air di antara ban dan jalanan menjadi penyebab utamanya,” jelas Zulpata Zainal Proving Ground Manager PT Bridgestone Tire Indonesia.

Selain mengendarai mobil dengan lebih hati-hati, juga perlu diperhatikan ukuran tekanan ban. Zulpata mengatakan bahwa ukuran ideal untuk jalanan dalam kondisi hujan secara umum tidak berbeda dengan kondisi pada saat jalanan kering.

“Tekanan ban dalam kondisi panas (kering) ataupun dingin (hujan) pada dasarnya sama. Harus disesuaiakan dengan yang direkumendasikan pabrik kendaraan,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Zul ini.

“Hindari tekanan ban yang kurang dari ketentuan yang berlaku, namun jika tekanan angin yang lebih dari ketentuan justru lebih aman dibandingkan jika tekanan angin kurang,” sambungnya.

“Namun perlu diingat bahwa toleransi kelebihan tekanan udara tidak boleh lebih dari 10% dari spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrikan,” imbuhnya.

Pak Zul menambahkan bahwa kondisi kembangan ban pada Tire Wear Indicator (TWI) masih di atas 16 mm. "Khusus yang satu ini merupakan syarat keselamatan mutlak khususnya untuk musim hujan, karena mampu menekan gejala aquaplaning yang menyebabkan hilangnya cengkraman dan kontrol di atas permukaan jalan," tutupnya.

 
Related
Updates

otodriver.com