Pertemuan antara bahan tembaga dengan aluminium berpotensi menyebabkan korosi yang membuat radiator Anda tidak bisa diperbaiki lagi.

Radiator Anda Bocor? Jangan Lakukan Ini

 
Radiator Anda Bocor? Jangan Lakukan Ini

Pertemuan antara bahan tembaga dengan aluminium berpotensi menyebabkan korosi yang membuat radiator Anda tidak bisa diperbaiki lagi.

Radiator berbahan aluminium sebagian besar menggunakan cover tank dari bahan plastik keras, hal tersebut dipilih karena bahan cover tank aluminium tidak bisa diperbaiki, sementara bahan plastik bisa.

Meski begitu, ada kelemahan radiator almunium dengan cover tank plastik, yaitu lapuk dan getas pada bagian cover tanknya, sehingga menyebabkan kebocoran.

Memang salah satu solusinya adalah melakukan penggantian spare part, hanya saja, sparepart yang satu ini tidak mudah dicari. Tak jarang tukang radiator menawarkan untuk melakukan ‘custom’ mengganti dengan perangkat dengan bahan tembaga.

“Sebenarnya hal ini tidak dibenarkan. Karena bahan tersebut dalam jangka waktu panjang justru menyebabkan korosi dan kerusakan,” terang Aji dari Radiatormedic yang sering berkutat dengan service radiator dan dynamo ini.

“Pertemuan antara alumunium dan tembaga akan menimbulkan reaksi yang dapat menyebabkan korosi pada alumunium. Sifatnya tidak seketika dan baru terjadi dalam jangka waktu panjang,” tambah Aji.

“Radiator yang sudah pernah dimodifikasi, tidak bisa diservice lagi karena kerusakan akibat korosinya biasanya sudah menjalar,” wantinya. “Apabila hal itu terjadi, satu-satunya cara adalah mengganti radiator utuh,” cerocosnya.

“Sparepart cover tank plastik memang tidak mudah didapat. Namun sebaiknya anda sedikit bersabar untuk menunggu hingga mendapatkan spare part yang sesuai,” imbuhnya. “Terkecuali jika anda memang berniat untuk melakukan penggantian unit radiator baru nantinya,” tutupnya.

Radiator cover tank plastik
Radiator dari tembaga lebih mudah direparasi 

 

 
Related
Updates

otodriver.com