Pilihlah bohlam sesuai dengan spesifikasi dan regulasi yang berlaku di tanah air.

Tips Memilih Lampu yang Sesuai Standar Keselamatan

 
Tips Memilih Lampu yang Sesuai Standar Keselamatan

Pilihlah bohlam sesuai dengan spesifikasi dan regulasi yang berlaku di tanah air.

Selain sebagai penerang, lampu pun berfungsi sebagai penanda dan alat komunikasi antar pengemudi di jalanan. Sebagai contoh, warna merah dipilih untuk lampu belakang karena mampu dilihat dari jarak jauh dan memiliki daya tembus terhadap kabut lebih baik dibandingkan dengan warna lainnya. Lampu belakang ini pun akan lebih terang sebagai tanda mobil sedang melakukan pengereman.

Kemunculan teknologi Light Emiting Diode atau LED, merupakan revolusi tersendiri bagi dunia otomotif. Hemat listrik, lifetime lebih panjang dan juga temperatur yang lebih rendah menjadi beberapa keunggulan dari LED.

Efek lebih jauh tak sedikit produk aftermarket berbasis LED ditawarkan di pasaran. Salah satu adalah bolam lampu LED yang dipasang pada lampu belakang dan lampu rem.

Sayang sekali, banyak produk bohlam LED ini yang kemudian tidak layak/sesuai dengan spesifikasi yang diberlakukan. Khusus pada lampu belakang, jika seharusnya akan nyala lebih terang saat pedal rem diinjak, maka lampu LED tersebut berkedip-kedip tanpa bertambah terang seperti yang digunakan sebagai standar kendaraan.

“Lampu LED seperti ini mengganggu pengemudi lainnya karena tidak memberikan informasi umum mengenai pengereman. Lebih buruk lagi kedipan kiri dan sebelah kanan kadang tidak seirama,” keluh Aldi Arifi salah seorang pengguna jalan yang merasa terganggu dengan lampu tersebut. “Pernah nyaris nabrak karena saya tidak menyadari kalau mobil tersebut sedang melakukan pengereman dan tidak dilengkapi pula dengan lampu rem ketiga yang biasanya ada di bagian tengah,” lanjut pengguna Land Cruiser Prado ini.

LED boleh dipergunakan asal sesuai dengan spesifikasi yang berlaku.

“Aturan untuk lampu belakang (tailight) dan lampu rem sebenarnya sudah dibakukan. Rumusan lampu rem menyala lebih terang sudah dipergunakan puluhan tahun dan disepakati sebagai dasar oleh pabrikan kendaraan maupun pembuat regulasi,” terang Catur Wibowo, Senior Trainer DDT, ORD Training Center.

"Apabila kemudian muncul produk aftermarket seperti itu, sebaiknya dipertimbangkan baik-baik untuk dipergunakan berdasarkan fungsi dasarnya,” lanjutnya. “Berkenaan dengan faktor keselamatan, penggunaan lampu yang tidak standar tidak dibenarkan dan memiliki peluang membahayakan orang lain,” tutupnya.

Sehingga pilihlah bohlam lampu sesuai dengan fungsi dan spesifikasinya. Memilih bohlam aftermarket LED sah sah saja sejauh memiliki spesifikasi  dan fungsi yang sesuai dengan aturan yang ada.

 
Related
Updates

otodriver.com