Tiga tips sederhana ini cukup membantu Anda saat menerjang jalanan yang tergenang air tinggi.

Tips Sederhana Menerjang Banjir

 
Tips Sederhana Menerjang Banjir

Tiga tips sederhana ini cukup membantu Anda saat menerjang jalanan yang tergenang air tinggi.

Cuaca ekstrem akan mewarnai kisah perjalanan Anda dalam beberapa hari ke depan. Diperkirakan, kondisi ini akan berlangsung bulan Januari sampai akhir Februari 2018.

Permasalahan yang akan sering dijumpai tentunya genangan air di jalan atau bahkan banjir. Lalu apa saja yang perlu kita antisipasi saat kita terpaksa menerjang daerah dengan genangan air tinggi?

“Tahap pertama kita harus yakin bahwa tinggi mobil cukup aman melintasi banjir. Salah satunya kita harus paham di mana letak intake  mobil  kita,” jelas Handito, Ka.Div Rescue PP. IOF.

“Pengetahuan posisi letak ini intake ini menjadi model dasar untuk survive menyeberangi daerah yang tergenang air,” tutur bapak dua anak ini.

Pria yang akrab disapa Dito ini mengatakan jika masalah air intake ini sudah diketahui aman, maka dilanjutkan dengan kiat menyeberang genangan air.

Posisi gigi

Tempatkan posisi pada gir terendah. Pada mobil manual di posisi gigi 1 sedangkan pada mobil matik dan CVT diletakkan pada mode L atau gigi 1. Khusus mobil transmisi matik jangan diposisikan pada D.

Posisi gigi pertama merupakan rasio terendah yang memiliki tenaga paling besar untuk mendorong laju mobil. Pertahankan posisi gir ini tanpa menginjak kopling (untuk transmisi manual) dan melakukan perpindahan gigi.

Khusus untuk jenis girboks manual, jangan sekali-kali menginjak kopling atau istilahnya setengah kopling, karena akan berpeluang air masuk ke dalam unit girboks dan menyebabkan selip.

Jaga kecepatan

Atur kecepatan jangan terlalu cepat karena akan menciptakan riak air yang perpeluang naik hingga ketinggian intake kendaraan, sehingga akan mengakibatkan terhisap oleh mesin. Selain itu gelombang air yang terlalu besar yang dihasilkan saat melintas akan mengganggu kendaraan lain yang kebetulan melintas dari arah berlawanan.

Jaga jarak

Posisi antar kendaraan harus dijaga supaya pergerakan air lebih dapat dipantau. Mengikuti di belakang kendaraan yang lebih besar seperti truk dan bus akan menguntungkan karena jalur air sudah tersibak sebelumnya sehingga posisi air jadi lebih rendah, sehingga lebih aman.

 
Related
Updates

otodriver.com