Fortuner menjadi mobil keempat Toyota yang menyandang gelar EEV alias Energy Efficient Vehicle yang berhak mendapat keringanan harga dari pemerintah. Akankah kebijakan ini ada di Indonesia?

Di Malaysia Harga Fortuner Baru Kena Sunat Hingga Rp 48 Juta

 
Di Malaysia Harga Fortuner Baru Kena Sunat Hingga Rp 48 Juta

Fortuner menjadi mobil keempat Toyota yang menyandang gelar EEV alias Energy Efficient Vehicle yang berhak mendapat keringanan harga dari pemerintah. Akankah kebijakan ini ada di Indonesia?

Jika Indonesia memiliki kebijakan mobil Low Cost Green Car (LCGC), yang menjadi 'golongan' tersendiri, karena memenuhi persyaratan konsumsi bahan bakar yang irit dan batasan harga jual yang sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah. 

Lain halnya dengan Negeri Jiran, Malaysia, mereka memiliki program dengan memberikan insentif, berupa diskon harga jual bagi mobil yang masuk ke dalam kategori Energy-Efficient Vehicle (EEV).

Kali ini, kebijakan itu memberikan kabar gembira bagi calon pengguna Fortuner di Malaysia, pasalnya belum lama ini SUV ini ditetapkan oleh National Automotive Policy (NAP), di bawah Kementrian Perdagangan dan Industri Malayisa, sebagai EEV.

Di Malaysia, konsumen akan dihadapkan dengan dua varian Toyota All New Fortuner, semuanya berpenggerak 4x4.  Yaitu Fortuner 2.4 VRZ 4x4 (diesel) yang dijual RM 175,400 (Pp 523,5 juta), serta Fortuner 2.7 SRZ 4x4 (bensin) yang dibanderol RM 183,800 (Rp 548,5 juta).

Seperti diberitakan Paultan.org (9/1) semua varian All New Fortuner ini mendapatkan insentif ini. Fortuner 2.4 VRZ 4x4 (diesel) mendapatkan pemotongan harga sebesar Rp 34 jutaan. Sedangkan insentif terbesar jatuh pada versi bensin 2.7 SRZ 4x4 (bensin) dengan besaran Rp 48 jutaan.

Dengan potongan harga itu, Fortuner menjadi kendaraan SUV yang paling menarik dan lebih terjangkau di Malaysia.

Lantas, apa sih sebenernya EEV itu? Malaysia Automotive Institute (MAI), mendefinisikan EEV sebagai kendaraan yang memenuhi spesifikasi yang ditentukan dalam hal tingkat emisi karbon (g/km) dan konsumsi bahan bakar (l /100 km).

Masuk dalam kategori EEV ini adalah kendaraan hemat bahan bakar, hybrid, EVS dan kendaraan dengan bahan bakar alternatif semisalnya CNG, LPG, Biodiesel, Etanol, Hidrogen dan Fuel Cell.

Fortuner adalah produk Toyota keempat yang berhasil menyandang gelar ini. Setelah Vios, Camry dan Innova yang telah terlebih dahulu menyandangnya.

Program insentif ini mulai diperkenalkan di Malaysia sejak tahun 2014 silam dan terbagi menjadi 14 kelas yang terdiri atas 10 kelas kendaraan roda empat dan empat kelas untuk kendaraan roda dua.

Diharapkan, kebijakan serupa akan merambah juga di negeri kita. Sehingga setiap golongan kendaraan, asalkan efisien di kelasnya, juga berhak mendapatkan insentif harga jual, bahkan keringanan pajak.

 
Related
Updates

otodriver.com