Sikap realistis Ferrari ini diambil lantaran melihat potensi pasar yang cukup menggiurkan, serta beberapa rivalnya gencar bermain di sektor ini.

Ferrari : Tergiur Hadirkan Pesaing Lamborghini Urus

 
Ferrari : Tergiur Hadirkan Pesaing Lamborghini Urus

Sikap realistis Ferrari ini diambil lantaran melihat potensi pasar yang cukup menggiurkan, serta beberapa rivalnya gencar bermain di sektor ini.

Lamborghini saat itu dinilai merusak patron supercar dengan menghadirkan Lamborghini Urus, sebuah Crossover Utility Vehicle (CUV) di jajaran produknya. Namun demikian, sepertinya ide gila Lamborghini tersebut mendapatkan respons positif dari pasar.

Selain itu, Aston Martin sepertinya memiliki insting yang sama dengan pabrikan asal Sant’Agata itu dengan membibitkan DBX.

Begitu pula pabrikan asal Italia, berlogo Kuda Jingkrak, Ferrari, yang memang memiliki jajaran berpenggerak empat roda dengan GTC4, namun mobil ini belum tepat disebut sebagai sebuah crossover. 

Bahkan Sergio Marchionne berulang kali mengatakan bahwa Ferrari tidak akan pernah membuat crossover.

Namun semua itu bisa saja berubah lantaran reaksi pasar yang sangat positif mengenai varian yang satu ini. Situs carmagazine.co.uk (7/7) mewartakan, bahwa saat ini Ferrari tengah mengerjakan CUV-nya yang diberi kode F16X.

Sejauh ini memang belum ada gambar resmi memgenai mobil ini, namun seorang seniman gambar Andrei Avarvarii mencoba membeberkan penampakannya.

Tidak seperti Urus yang cenderung memiliki garis bodi tajam, F16X memiliki garis bodi yang lebih lembut dan tentunya memiliki DNA desain Ferrari yang cukup kental.

Diilustrasikan bahwa CUV kuda berjingkrak ini akan menggunakan suicide door pada pintu belakangnya dan akan meniadakan pilar B.

Crossover ini kabarnya sedang dikembangkan bersamaan dengan penerus GTC4 yang dikabarkan akan diluncurkan pada 2020. Ferrari menjadwalkan bahwa CUV ini akan diluncurkan satu tahun kemudian di tahun 2021 dan menggunakan platform berbahan aluminium ringan.

Mengenai perkiraan harganya, Ferrari kemungkinan akan membanderol dengan harga $ 342,135 atau sekitar Rp 4,6 miliar. 

 
Related
Updates

otodriver.com