Saat All-Electric MINI diluncurkan 2019 nanti, hal tersebut akan jadi akhir dari penjualan MINI bermesin konvensional di Amerika.

MINI : Hanya Jual Mobil Listrik di 2019. Ini Alasannya

 
MINI : Hanya Jual Mobil Listrik di 2019. Ini Alasannya

Saat All-Electric MINI diluncurkan 2019 nanti, hal tersebut akan jadi akhir dari penjualan MINI bermesin konvensional di Amerika.

Amerika merupakan salah satu pasar otomotif paling gemuk di dunia. Namun hingga Oktober silam, penjualan MINI di sana mengalami penurunan hingga 10% . Kondisi ini disinyalir akibat melemahnya permintaan mobil kecil yang tergerus pasar SUV yang sedang naik daun.

Menghadapi kondisi ini, BMW sebagai pemilik merek MINI tidak tinggal diam untuk mendongkrak kembali jualannya. Bukan dengan menghadirkan model SUV berukuran lebih besar yang dilabel MINI, namun menggantinya dengan menjual All-Electric MINI sesegera mungkin. Lebih jauh lagi pabrikan ini mencanangkan strategi barunya dengan membuat image baru sebagai pembuat mobil setrum di Negeri Paman Sam.

Seperti dikabarkan Carscoops.com (30/11), petinggi BMW sekaligus bos MINI, Peter Schwarzenbauer mengatakan bahwa MINI akan menjadi merek yang sepenuhnya menjajakan produk mobil listrik khususnya di Amerika.

“Kondisi yang ada di pasar Amerika ini memaksa kami untuk mencari jalan keluar yang tidak biasa. Mengubah produk yang ada menjadi produk mobil bertenaga listrik bukan hal yang mudah, namun kami menilai bahwa ini merupakan langkah tepat untuk strategi jangka panjang di pasar Amerika,” papar Schwarzenbauer.

Diperkirakan, produk pertama MINI All-Electric akan diluncurkan pada 2019 mendatang. Saat model full setrum ini diluncurkan, maka menjadi tanda berakhirnya penjualan MINI bermesin konvensional di Amerika. Bukan tidak mungkin langkah ini akan diikuti oleh pasar lain di luar Amerika.

 

 
Related
Updates

otodriver.com