Di masa datang, Pertamina akan sediakan charging station di jaringan SPBU-nya.

Pertamina Gandeng BMW Kembangkan Charging Station Untuk Mobil Listrik dan PHEV

 
Pertamina Gandeng BMW Kembangkan Charging Station Untuk Mobil Listrik dan PHEV

Di masa datang, Pertamina akan sediakan charging station di jaringan SPBU-nya.

Secara umum, kita mengenal PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi berbasis bahan fosil dan gas. Namun, bukan berarti Pertamina tidak menyiapkan langkah masa depan, bahkan dalam program pilot project Green Energy Station (GES), Pertamina mengarahkan langkahnya untuk berperan dalam energi listrik.

Hal ini diwujudkan dalam bentuk kerjasama antara PT. Pertamina (Persero) dengan BMW Group Indonesia untuk menghadirkan teknologi pengisian energi untuk kendaraan listrik masa depan.

Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan, teknologi GES ditujukan untuk mendukung komitmen Pemerintah RI pada Conference of the Parties 21th (COP21) di Paris dalam pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta sekaligus menunjukan kesiapan Pertamina dalam menghadapi pergeseran global dunia otomotif. 

“Langkah ini sangat penting untuk mempelajari konsep terbaik yang dapat menjamin kenyamanan layanan bagi pengguna kendaraan listrik. Oleh sebab itu, Pertamina akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengembangkan konsep ini baik dalam hal teknologi maupun kemudahan akses.” ujar Adiatma dalam siaran persnya (03/08)

Menurut Adiatma, teknologi  GES terdiri 3 konsep utama yakni Konsep Green yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area SPBU, kedua Konsep Future yang memiliki EV Charging Station, dan yang ketiga  Konsep Digital dimana pembayaran di SPBU cashless dengan MyPertamina serta dilengkapi dengan self-service. 

Adiatma mengatakan bahwa Pertamina melihat bahwa bisnis pengisian baterai akan menjadi bagian integral dari bisnis SPBU Pertamina di masa depan, untuk itulah dijalin kerja sama dengan produsen mobil listrik seperti BMW Group.

Sementara pihak BMW Group Indonesia memberi sambutan positif untuk melakukan edukasi dan alih teknologi untuk membantu Pertamina sebagai wakil pemerintah agar dapat menyiapkan teknologi charging station untuk riset dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. 

“Kami berharap dengan dukungan edukasi teknologi ini dapat menghadirkan pengembangan infrastruktur yang memadai untuk kendaraan listrik khususnya di wilayah Jakarta dan memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna kendaraan listrik,” jelas Jodie O’tania Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia.

Pertamina Green Energy Station didasari oleh pergeseran global dunia otomotif dari Internal Combustion Engine (ICE) ke Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Electric Vehicles (EV), yang ditandai dengan pergantian penggunaan bahan bahan bakar jenis bensin menjadi  baterai PHEV dan EV. Hal ini diprediksi akan menjadi subsitusi bagi pengisian fuel untuk kendaraan yang saat ini dijalankan oleh Pertamina. 

 
Related
Updates

otodriver.com