Sempat vakum sejak Januari 2018 silam karena terjegal peraturan di Vietnam dan kembali masuk pada bulan Juni 2018. Diharapkan jumlah ekspor kembali bergairah di sana.

Suzuki Siap Gebrak Kembali Pasar Mobil Di Vietnam

 
Suzuki Siap Gebrak Kembali Pasar Mobil Di  Vietnam

Sempat vakum sejak Januari 2018 silam karena terjegal peraturan di Vietnam dan kembali masuk pada bulan Juni 2018. Diharapkan jumlah ekspor kembali bergairah di sana.

Terhitung sejak 1 Januari 2018 silam Pemerintah Vietnam memberlakukan ketentuan persyaratan kelaikan jalan, emisi dan keselamatan untuk mobil yang diperjualbelikan di sana. Imbasnya berdampak pada produk otomotif Indonesia yang diekspor ke sana, salah satunya adalah Suzuki Mega Carry yang terpaksa mandeg terjegal aturan tersebut. Sepertinya, sekadar menyandang Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak bisa memenuhi kriteria tersebut.

Pihak Indonesia yang diwakili oleh Kementrian Perindustrian dan merek terkait mengambil langkah cepat dengan melakukan beberapa langkah konsolidasi supaya produk yang dibuat di Indonesia ini kembali dapat dijajakan kembali di Vietnam.

 “Pemerintah melakukan beberapa negosiasi, sedangkan kami sebagai pembuat kendaraan melakukan beberapa langkah penyesuaian untuk keperluan sesuai dengan kondisi dan request yang ada di sana,” terang Hady Surjono Halim, Departemen Head of Export PT Suzuki Indonesia Motor (SIM) di BSD Tangerang (09/08).

Alhasil Langkah tersebut akhirnya membuahkan hasil, dengan diekspornya kembali 201 unit  mobil yang dikenal juga sebagai APV pick up ke Vietnam pada bulan Juni silam. “Kita bersyukur karena pada akhirnya pikap tersebut berhasil diterima kembali di Vietnam,” tuturnya.

Ke depannya, SIM berharap bahwa ekspor ke Vietnam akan kembali ke angka normal dengan jumlah pengiriman rata-rata 350 unit mobil tiap bulannya. Saat ini jumlah ekspor APV Pick Up ke Vietnam baru menyentuh angka 200-an unit/bulan.

 
Related
Updates

otodriver.com