Walau harga supermurah, bukan jaminan tetap eksis di pasar. Mobil ini akhirnya distop produksinya.

Tata Nano Dibanderol Rp 28 Jutaan Tetap Tidak Mampu Menghadirkan Banyak Pembeli, Mengapa?

 
Tata Nano Dibanderol Rp 28 Jutaan Tetap Tidak Mampu Menghadirkan Banyak Pembeli, Mengapa?

Walau harga supermurah, bukan jaminan tetap eksis di pasar. Mobil ini akhirnya distop produksinya.

Mobil murah tentunya menarik perhatian. Namun, statement tersebut nyatanya tidak selalu berlaku. Setelah satu dasawarsa peredarannya, akhirnya Tata Motors mengambil keputusan untuk mengeliminasi Tata Nano dari daftar produknya. Pabrikan asal India ini menilai bahwa Nano tak lagi kompetitif setelah penjualnnya semakin mengelepar dari waktu ke waktu.

Seperti dilansir dari cartoq.com (12/7), bahwa Nano hanya terjual satu unit dari tiga unit yang dipersiapkan. Cukup mengenaskan.

Saat diperkenalkan pada 2008 silam, Nano mendapatkan respon positif dari pasar dalam negeri India. Harga super murah yang hanya dibanderol di kisaran Rp 28,5 juta menjadi pemikat yang cukup manjur. Pada puncak popularitasnya, Nano mampu terjual di angka 75 ribu unit per tahun.

Mobil ini menggunakan mesin 4 stroke 2 silinder berkapasitas 624 cc berpenggerak roda belakang yang dikawinkan dengan transmisi 4 manual kecepatan atau  5 Speed AMT sebagai pilihan.

Walau memiliki dimensi yang cukup imut dengan dimensi (PxLxT) 3.099 mm x 1.495 mm x 1.652 mm dengan wheel base 2.230 mm, namun pada kenyataannya, mobil ini mampu menyuguhkan ruang yang cukup lega bagi empat penumpang.

Beberapa penyegaran, salah satunya menyediakan konektifitas Bluetooth, nampaknya tak mampu membuat pasar kembali berpaling kembali pada produk ini.

 

 
Related
Updates

otodriver.com