Tak hanya mobil sebagai subyek yang alami upgrade, namun dummy pun harus diupgrade sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada.

Test Crash Dummy : Banyak Manula dan Pengemudi Obesitas, Boneka Tes Tabrak Dimodifikasi

 
Test Crash Dummy : Banyak Manula dan Pengemudi Obesitas, Boneka Tes Tabrak Dimodifikasi

Tak hanya mobil sebagai subyek yang alami upgrade, namun dummy pun harus diupgrade sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada.

Test crash dummy atau boneka test tabrak menjadi salah satu faktor penting sebagai indikator sukses tidaknya perangkat keselamatan dan juga konstruksi sebuah mobil.

Berat rata-rata sebuah dummy di angka 79 kg. Berat tersebut diambil sebagai rata-rata berat manusia. Meski demikian, bagaimana dengan orang yang memiliki berat dan badan dengan ukuran di luar kewajaran? Dan bagaimana pula dengan orang yang mulai rapuh kondisi fisiknya?

Kondisi ‘tidak lumrah’ ini sepertinya mulai diperhatikan oleh salah satu produsen pembuat boneka tes tabrak di Amerika Serikat yang langsung membuat penyesuaian dengan kondisi badan yang lebih berat, lebih besar ataupun lebih rapuh.

Seperti dilansir oleh Sacramento Bee, prototipe dummy diperbesar berdasarkan orang dengan data 124 kg atau 45 kg lebih berat dibandingkan dummy yang sudah ada.

Sedangkan dummy lainnya dibuat berdasarkan data yang menggambarkan sosok wanita tua berumur 70 tahun.

Alasan kemunculan dummy dengan bobot lebih ini dipicu oleh populasi pengguna mobil di Amerika yang mengalami obesitas.

Hal lain, dikarenakan populasi manula yang masih aktif menggunakan mobil juga semakin banyak.

"Beberapa hal telah berubah, termasuk perubahan tipikal populasi pengguna kendaraaan. 36,5% orang Amerika menderita obesitas dan kita harus memiliki alat uji yang menyerupai konsumen hari ini" ungkap Chris O'Connor, Presiden dan CEO dari Humanetics, dummy crash-test pembuat, yang berbasis di Plymouth, Michigan.

“Kasus pasien dengan kelebihan berat badan atau obesitas merupakan sebuah kenyataan yang ada di jalanan Amerika hari ini,” terang Dr Stewart Wang, Direktur Universitas Michigan International Center for Automotive Medicine. "Kondisi, ukuran dan bentuk individu sangat berpengaruh terhadap cedera yang dialami,” tambahnya.

Walaupun perubahannya terlihat sederhana, namun hal ini merupakan sebuah langkah positif.

Jika biasanya mobil sebagai subyek yang diupgrade, namun kali ini obyek yang dilindungilah yang mengalami perubahan. 

 
Related
Updates

otodriver.com