Tak hanya menjelajah sejauh 600 km tanpa lampu, Kijang Buaya ini pun dianggap barang aneh karena memang tak pernah ada di Malaysia atau Brunei.

Toyota : Kijang Buaya Ini Menempuh 600 Km Tanpa Lampu Di Negeri Orang

 
Toyota : Kijang Buaya Ini Menempuh 600 Km Tanpa Lampu Di Negeri Orang

Tak hanya menjelajah sejauh 600 km tanpa lampu, Kijang Buaya ini pun dianggap barang aneh karena memang tak pernah ada di Malaysia atau Brunei.

Perjalanan panjang selalu menyisakan cerita menarik. Demikian pula dengan tim Independent Day Journey yang melibatkan 45 orang dan 11 mobil dari komunitas pengguna Avanza Veloz dengan Velozity dan Toyota Kijang dengan Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI).

Yang cukup menarik adalah perjalanan berjarak 3.000 km melintasi tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Brunei ini diikuti oleh mobil tua yang berusia nyaris empat dasawarsa.

Toyota Kijang berkode F10 dengan akta kelahiran 1980 telah membuktikan kemampuannya dan bahwa masih mampu mengimbagi performa mobil lain yang jauh lebih muda darinya.

“Secara spesifikasi mobil dikata mobil ini tergolong orisinil, masih mengandalkan mesin 3K 1.200 cc dan tanpa powersteering,” jelas Deni Agus Himawan, selaku orang tokoh yang dibalik stir mobil yang sohor disebut Kijang Buaya ini.

“Perjalanan ini luar biasa. Walau sudah kami persiapkan secara matang, namun tetap saja muncul kendala yang menjadi khas mobil usia renta,” tambah Ketua Pelaksana TKCI ini. “Saat melakukan perjalanan dari Kuching menuju ke Bandar Sri Begawan, mobil ini sempat bermasalah pada alternatornya. Apesnya hal tersebut terjadi pada saat malam tiba,” cerocos pria yang berdomisi bilangan Jakarta Timur ini. “Karena berbagai pertimbangan, kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan tanpa lampu dengan jarak tempuh nyaris 600 km,” ungkapnya.

Deni mengaku dirinya cukup berbangga, lantaran tak sedikit warga Malaysia ataupun Brunei memberikan apresiasi pada Kijang Buaya miliknya ataupun Kijang F30 alias Kijang Doyok rakitan ’84 milik rekannya.

Baik Kijang Buaya ataupun Doyok, keduanya tidak pernah dikenal di Malaysia dan Brunei. Dua generasi Kijang ini hanya dikenal di Indonesia dan Filipina dilabeli sebagai Tamaraw.

Buaya dan Doyok menarik perhatian di negeri tetangga
 
Related
Updates

otodriver.com