Japan NCAP baru saja merilis hasil uji tabrak Honda Freed terbaru. Seperti apa hasilnya dibandingkan rival sekelas, Toyota Sienta, baik di Jepang maupun di Indonesia?

Uji Tabrak Honda Freed Baru Sudah Dirilis, Bagaimana Hasilnya Dibandingkan Toyota Sienta?

 
Uji Tabrak Honda Freed Baru Sudah Dirilis, Bagaimana Hasilnya Dibandingkan Toyota Sienta?

Japan NCAP baru saja merilis hasil uji tabrak Honda Freed terbaru. Seperti apa hasilnya dibandingkan rival sekelas, Toyota Sienta, baik di Jepang maupun di Indonesia?

Uji tabrak kerap dilakukan pada tiap mobil baru yang akan dipasarkan. Pengujian itu meliputi simulasi tabrakan frontal, di mana seluruh bagian depan menabrak benda keras di depannya, lantas offset crash test, hanya setengah dari bagian depan yang menabrak, kemudian pengujian melalui tabrak samping.

Selain melihat fungsi struktur bodi menahan benturan, juga diperhatikan fungsi penggunaan seatbelt, airbag serta perangkat keselamatan penumpang lainnya.

Akan dilihat juga cedera yang timbul, melalui perangkat simulasi manusia (crash test dummies) baik orang dewasa maupun anak-anak. Simulasi cedera tersebut akan dilihat di beberapa bagian (kepala, lutut, lengan, kaki dan bagian tubuh lainnya).

Pengujian ini dilakukan oleh sebuah lembaga secara regional. Seperti Japan New Car Assessment Program (Japan NCAP), Euro NCAP, ASEAN NCAP maupun LATIN NCAP maupun US NCAP.

Baru-baru ini, Japan NCAP baru saja melansir hasil crash test dari Honda Freed model 2017, yang diwakili oleh Freed Hybrid G.

Walaupun belum ada kejelasan soal peluncuran Honda Freed anyar tersebut di Indonesia, namun hal ini cukup menarik dibahas. Apalagi kendaraan sekelas, Toyota Sienta sudah dipasarkan di tanah air.

Bagaimana hasilnya jika dibandingkan Toyota Sienta, baik yang diuji di Jepang maupun pengujian versi ASEAN? 

Honda Freed yang baru saja diuji Japan NCAP, menghasilkan angka-angka seperti ini :

Dari hasil tersebut terbagi dalam Occupant Protection (perlindungan terhadap penumpang) yang menghasilkan 90,12 poin. Hasil ini tentu didapat berdasarkan struktur bodi dan fitur keselamatan lainnya, seperti dual airbags, juga side curtain airbag, VSC (Vehicle Stability Control) dan lainnya. 

Kemudian Pedestrian Protection (perlindungan terhadap pejalan kaki), 72,73 poin. Dihitung dari hasil benturan berdasarkan ketinggian bumper, desain gril, sudut kemiringan bonnet serta posisi wiper dan kelandaian pilar A, yang menentukan poin perlindungan pada pejalan kaki, membuatnya meraih hasil tersebut.

Sementara poin PSBR (Passenger Seat Belt Reminder) mendapatkan 4,0 poin. Hasil ini diperoleh, karena Freed hanya memiliki indikator penggunaan seatbelt untuk penumpang depan saja.

Ada yang cukup janggal dari rilis Japan NCAP ini dengan total poin yang diperolah pada Freed teranyar ini

Hasilnya tertulis 177,2 poin, namun jika poin-poin tadi dijumlahkan, 90,12+72,73+4,0 = 166,8. Kita tunggu saja, apakah ada revisi angka ini dari pihak yang bersangkutan.

Berikut video uji tabrak JNCAP Honda Freed :

Uji tabrak frontal, dengan seluruh bagian depan menabrak benda keras :

Simulasi uji tabrak dari samping :

Uji tabrak offset, dengan setengah bagian depan menabrak benda keras :

Tentu angka ini memancing rasa penasaran akan hasil yang dicapai rivalnya, Toyota Sienta. Hasil pengujian Japan NCAP terhadap Toyota Sienta ada dua. Versi tanpa Side Curtain Airbag dan yang menggunakan Side Curtain Airbag.

Agar berimbang, hasilnya dibandingkan dengan Toyota Sienta Hybrid yang sudah menggunakan Side Curtain Airbag.

Berikut hasil yang diperoleh Toyota Sienta :

Hasil uji tabrak Toyota Sienta Hybrid G tersebut mendapat total poin 175,8 poin (5 bintang). 

Hasil ini didapat dengan Occupant Protection (perlindungan pada penumpang) sebanyak 91,93 poin, sedikit lebih tinggi dari Honda Freed. Seperti pada Honda Freed, hasil ini diraih dengan hal-hal yang berhubungan dengan struktur kendaraan, juga kelengkapan keselamatan di dalamnya.

Begitu pula pada Pedestrian Protection (perlindungan pada pejalan kaki), didapat 79,91 poin.

Menurut data yang dirangkum dari situs resmi Japan NCAP, hasil Pedestrian Protection Toyota Sienta lebih tinggi dari Freed, karena proteksi pada bagian kepala pejalan kaki mendapat poin lebih besar, yaitu 2,99 poin, sedangkan Freed 2,65 poin.

Selain itu, pada perlindungan bagian kaki pejalan kaki, Sienta meraih angka 4,0 poin sementara Freed 3,92 poin.

Kemudian PSBR (Passenger Seat Belt Reminder), tak berbeda dengan Freed, Sienta hanya memilliki indikator seatbelt untuk penumpang depan saja, sehingga hasilnyapun sama, 4.0 poin. 

Jika diperhatikan, penjumlahan hasil total pada Toyota Sienta ini mewakili jumlah total poin hasil yang diraih, dari Occupant Protection, Pedestrian Protection dan PSBR, yaitu 91,93+79,91+4,0 = 175,8. Berbeda dengan hasil pada Freed, bukan?

Berikut video uji tabrak Toyota Sienta : 

Uji tabrak offset, setengah bagian depan menabrak benda keras :

Simulasi uji tabrak bagian samping :

Uji tabrak frontal, JNCAP hanya merilis dari Toyota Sienta tanpa SCA (side curtain airbag). Secara struktur bodi tetap sama.

Hasil uji tabrak lainnya, adalah ASEAN NCAP, tentunya kali ini spesifikasi Toyota Sienta untuk dipasarkan di Indonesia. Ada dua versi yang diuji, yaitu Toyota Sienta dengan ESC dan tanpa ESC.

Angka yang diberikan, antara Japan NCAP dan ASEAN NCAP memang berbeda, karena masing-masing memiliki cara penghitungan dan ambang angka yang berbeda. 

Toyota Sienta yang menggunakan ESC (electronic stability control), mendapat 5 bintang dengan 15,26 poin untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP) atau perlindungan pada penumpang dewasa. Sedangkan untuk kategori Child Occupant Protection (COP) atau perlindungan penumpang anak-anak, meraih 4 bintang (74%).

Hasil tanpa ESC (kiri) dan dengan ESC

Saat ini pihak ASEAN NCAP belum merilis video uji tabrak Toyota Sienta. 

Jika PT Honda Prospect Motor memasukkan Honda Freed terbaru nantinya ke Indonesia, konsumen akan dihadapkan pilihan yang cukup membingungkan, berhadapan dengan dua mobil sekelas yang sama-sama menarik.

 
Related
Updates

otodriver.com