Dengan mesin barunya, Rush-Terios memiliki tenaga yang lebih kecil dibanding model terdahulu. Tapi, mobil ini dianggap lebih baik dalam hal handling. Apa penyebabnya?

All New Rush-Terios Pakai Mesin dengan Output Lebih Kecil Dibandingkan Pendahulunya. Ini Alasannya

 
All New Rush-Terios Pakai Mesin dengan Output Lebih Kecil Dibandingkan Pendahulunya. Ini Alasannya

Dengan mesin barunya, Rush-Terios memiliki tenaga yang lebih kecil dibanding model terdahulu. Tapi, mobil ini dianggap lebih baik dalam hal handling. Apa penyebabnya?

Perkenalan model terbaru duo Astra yakni Daihatsu Terios dan Toyota Rush sekaligus menjadi tanda rampungnya eksistensi mesin lawas 3SZ-VE yang identik dengan isi engine bay Terios/Rush sejak diperkenalkan pada tahun 2006 silam.

Mesin lawas 3SZ-VE 1.495 cc DOHC VVT-i dengan muntahan daya 109 dk/145 Nm digantikan posisinya oleh mesin 2NR-FE 1.496 cc Dual VVT-I yang juga dipergunakan pada Toyota  Avanza sejak 2015 silam. Hanya saja mesin anyar ini ternyata hanya mampu menelorkan daya 107dk/136 Nm. Di atas kertas kalah dengan mesin sebelumnya.

"Mesin baru ini memang memiliki output lebih kecil dibandingkan dengan mesin sebelumnya. Namun, opsi ini kami pilih karena mesin baru ini lebih efisien dari segi pemakaian bahan bakar dan juga lebih bersih gas buang yang dihasilkannya,” terang Eiji Fujibayashi, Chief Engineer All New Toyota Rush.

Tak hanya itu, Fujibayashi pun mengatakan bahwa kinerja Duo LSUV ini lebih baik lantaran terdapat improvisasi pada bagian transmisi, terlebih varian matik yang menyuguhkan pengendaraan lebih nyaman dan efisien. Sayang sekali tidak dijelaskan secara lebih detail bentuk improvisasi pada bagian girboks mobil anyar ini.

Walau belum terkuak secara jelas, namun penggunaan platform milik Avanza pada All New Rush-Terios ini disinyalir memberikan kontribusi pada bobot kendaraan. Maka bisa dikatakan secara keseluruhan performa dapat berimbang atau malah melebihi performa model lawasnya.

Walau output mesin lebih imut, namun diklaim lebih hemat BBM dan lebih bersih gas buangnya.
Mesin lebih besar outputnya, namun lebih lahap mengkonsumsi bahan bakar.

 

 
Related
Updates

otodriver.com