Di negara ini, Avanza generasi pertama masih dipasarkan dengan pilihan mesin listrik.

Begini Kehebatan Avanza 1st Gen Versi Elektrik

 
Begini Kehebatan Avanza 1st Gen Versi Elektrik

Di negara ini, Avanza generasi pertama masih dipasarkan dengan pilihan mesin listrik.

Di Indonesia, Toyota Avanza-Daihatsu Xenia generasi pertama telah paripurna sejak 2011 silam. Hal ini berbeda dengan kondisi di negeri China, dimana generasi perdana mobil sejuta umat ini baru diperkenalkan pada 2007 di bawah merk lokal FAW dengan nama Senya S80/M80 dan masih diproduksi hingga saat ini.

Alih-alih mengeluarkan generasi II, anak perusahaan FAW, yakni Beijing malah membuat perbedaan fundamental dengan menyulap MPV kondang ini menjadi sebuah mobil elektrik.  

Beberapa waktu lalu, kami sempat membahas sebuah Toyota Avanza generasi pertama yang di-rebadge oleh pabrikan asal Tiongkok, yakni FAW. LMPV tersebut memiliki nama Senya S80/M80. Lebih jauh lagi Beijing Qingxing, sebuah pabrikan baru yang merupakan anak perusahaan FAW justru akan segera memasarkan Avanza ‘tua’ ini sebagai sebuah MPV bermesin listrik. Dikabarkan oleh carnewschina.com (04/06) EV ini dilabeli sebagai Qinxing Jinke 400 dan akan mulai dijajakan pada kuartal ketiga 2018.

Dari sisi mesin, mobil ini dilengkapi dengan motor listrik yang mampu menyemburkan daya 83 PS dan torsi 220 Nm. Di atas kertas, mobil ini memiliki daya lebih kecil dibandingkan varian mesin bensin 1500 cc yang mampu meludah diangka 108 PS dan torsi 141 Nm. Kalah di tenaga namun unggul di torsi.

Mobil ini dilengkapi dengan baterai 45,5 kWh dengan jarak tempuh 308 km sekali pengisian penuh.

Dibandingkan dengan model yang dijajakan di Indonesia, mobil ini memiliki penampilan lebih modern dengan kehadiran lampu utama proyektor dan dilengkapi dengan DRL serta aksen biru pada gril dan bingkai foglamp yang dimaksudkan sebagai ciri bahwa mobil ini adalah sebuah mobil bertenaga setrum.

 

 
Related
Updates

otodriver.com