Berpenggerak roda depan, bermesin 1500 cc dan dilengkapi dengan pilihan girbok i-AMT jadi bocoran spesifikasi adik kandung Wuling Cortez.

Berdimensi Lebih Kecil dari Wuling Cortez, Inilah Keunggulan MPV Murah Baojun 360

 
Berdimensi Lebih Kecil dari Wuling Cortez, Inilah Keunggulan MPV Murah Baojun 360

Berpenggerak roda depan, bermesin 1500 cc dan dilengkapi dengan pilihan girbok i-AMT jadi bocoran spesifikasi adik kandung Wuling Cortez.

Persaingan segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) di China semakin menghangat menyusul diperkenalkannya Wuling Boajun 360 pada gelaran Beijing International Automotive Exhibition 2018 yang berlangsung 25 April hingga 4 Mei silam.

MPV anyar ini mengusung layout front wheel drive (FWD), namun memiliki dimensi lebih kecil dibandingkan Wuling Cortez atau yang dikenal juga sebagai Boajun 730 II. Cortez memiliki dimensi (PxLxT) 4.780 mm x 1.816 mm x 1.755 mm, sedangkan Boajun 360 memiliki dimensi 4.615 mm x 1.735 mm x 1.640 mm. Namun yang unik, keduanya memiliki jarak sumbu roda yang sama, yakni 2.750 mm. Sehingga dapat dikatakan bahwa posisi penumpang di baris kedua cukup nyaman layaknya Cortez.

Boajun di Beijing International Automotive Exibithion 2018

Dari segi mesin, seperti dilansir chinamobil.ru 360 dipersenjatai L2B yang juga digunakan Cortez 1.500 cc ataupun Confero. Namun demikian, mobil ini dilengkapi dengan pilihan transmisi i-AMT seperti halnya Cortez. Sementara tenaga maksimal yang diperoleh mencapai 113,5 PS/5800 rpm dan torsi 147 Nm /3600-4000 rpm. Kinerja mesin 1500 cc ini terpantau lebih besar dibandingkan Confero yang dipatok di angka 108,5 PS/ /5.800 rpm dan torsi 142 Nm/3.800-4.400 rpm.

Limpahan fitur semisal ESP, Dual Airbags, Tire Pressure Monitoring System, Electric Power Steering, Multifunction Steering Wheel, LCD Dashboard, Central Control Screen 8 inci, Reverse Image ataupun Electric Sunroof menjadi daya tarik tersendiri MPV ini.

Apakah mobil ini akan masuk ke pasar lokal Indonesia? “Kami akan terus memperkenalkan produk-produk baru di Indonesia. Wuling Indonesia pasti melakukan studi dan memilah-milah produk yang akan dipasarkan di Indonesia,“ jelas Arief Ramadhani melalui pesan singkatnya, (17/05). “Tunggu saja perkembangannya,” tutupnya.

 

 
Related
Updates

otodriver.com