Data Datsun Cross belum sepenuhnya terungkap, namun setidaknya ada beberapa hal bisa jadi perbandingan antara Cross dengann rival sekelasnya, Duo Calya-Sigra

Datsun Cross vs Calya-Sigra : Perbandingan, Dimensi, Performa Dan Ground Clearance

 
Datsun Cross vs  Calya-Sigra : Perbandingan, Dimensi, Performa Dan Ground Clearance

Data Datsun Cross belum sepenuhnya terungkap, namun setidaknya ada beberapa hal bisa jadi perbandingan antara Cross dengann rival sekelasnya, Duo Calya-Sigra

Kemunculan Datsun Cross pada pertengahan bulan ini akan membawa iklim kompetisi yang lebih seru di kelas 1.200 cc. Sekaligus, harapan mengembalikan penjualan Datsun di Indonesia yang pudar diterpa gegap gempita Calya dan Sigra, beberapa waktu silam.

Sejumlah fitur anyar pun kemudian dijejalkan untuk mengejar ketertinggalan Datsun di kancah persaingan segmen LCGC menghadapi dua rival beratnya itu.

Fitur keselamatan seperti dual airbag, ABS, EBD ataupun penambahan fitur kenyamanan seperti car infotainment dan rear back camera. Khusus untuk fitur EBD, Datsun boleh berbangga pada Cross yang menjadi satu-satunya di segmen LCGC yang menyertakan fitur keselamatan aktif ini.

Faktor utama kekalahan Datsun, yang tak menyediakan varian bertransmisi otomatik sudah menemui jalan keluar. Tak mau tanggung, Datsun pun melakukan antisipasi dengan kehadiran girboks CVT. Sementara seterunya masih setia mengandalkan girboks matik konvensional 4 percepatan.

Berbincang mengenai Cross, sebenarnya belum ada data lengkap seperti banderol harga ataupun spesifikasi detailnya.

Sinyalemen pembagian kasta atau tipe yang dipasarkan pun belum nampak. Sejauh ini spesifikasi  yang beredar disinyalir milik varian tertingginya.

Namun bisa juga sebaliknya. Mobil ini hanya akan hadir dalam satu tipe saja dan menjadi opsi sebagai kasta tertinggi dari Datsun GO+.

Cross akan berdiri dengan panjang wheelbase 2.450 mm, angka yang sama dengan Datsun GO+ Panca. Sementara baik Calya maupun Sigra punya wheelbase 2.525 mm.

Dari sepesifikasi ini, besar kemungkinan Cross akan kalah dalam hal kelegaan kabin belakang.

Namun sayangnya mobil kembar rakitan PT.Astra Daihatsu Motor ini memiliki bobot kosong 975-1.000 kg. Sementara bobot kosong GO+ adalah 812 kg. Jikalau ada penambahan bobot pada Cross sepertinya jagoan anyar ini tetap lebih enteng dari rivalnya.

Informasi yang berkembang, disebutkan bahwa Cross ground clearance antara 180-190mm. Sedangkan kedua rivalnya pasti berdiri di angka 180mm.

Meski menggunakan mesin sejenis dengan GO+, namun mesin HR12DE 3 silinder 1.200cc yang terpasang di dalam engine baynya  diklaim mampu menyemburkan daya lebih besar yakni 77 PS/6.000 rpm dan torsi puncak 106 Nm/4.000 rpm. Lebih besar dari bawaan GO+ dengan limpahan daya maksimum 68PS/6.000rpm dan torsi puncak 104Nm/4.000 rpm.

Jika dibandingkan dengan Calya-Sigra yang mengandalkan mesin 4 silinder, torehan performa Cross masih berada di bawahnya. Mesin berkode 3NR-VE ini mampu mengail angka 88PS/6.000rpm dan torsi puncak 107 Nm/4.200 rpm.

Dengan data yang ada saat ini, di atas kertas Cross harus berjuang keras dalam melawan dominasi produk kembar tersebut. Namun dengan modal tampang yang lebih segar dan menarik crossover LCGC ini masih memiliki peluang untuk perhatian pasar.

Kita tunggu perkembangannya.  

 
Related
Updates

otodriver.com