Setelah Wuling Motors resmi terjun di pasar otomotif Indonesia, kali ini giliran DongFeng Sokon yang mulai meraba pasar. Bagaimana jika SUV Glory 580 dibandingkan dengan HR-V, siapa unggul?

GIIAS 2017 : DFSK Glory 580, SUV Tiongkok Penantang Honda HR-V

 
GIIAS 2017 : DFSK Glory 580, SUV Tiongkok Penantang Honda HR-V

Setelah Wuling Motors resmi terjun di pasar otomotif Indonesia, kali ini giliran DongFeng Sokon yang mulai meraba pasar. Bagaimana jika SUV Glory 580 dibandingkan dengan HR-V, siapa unggul?

Jika Anda berkunjung ke GIIAS 2017 dan menyempatkan diri ke Hall 2 tempatnya mobil-mobil komersial dipamerkan, di sana Anda akan menemukan PT Sokonindo Automobile selaku pemegang merek DFSK atau kepanjangaan dari DongFeng Sokon.

Jika diperhatikan, gerak-gerik DFSK layaknya Wuling Motors saat keikutsertaannya di GIIAS 2016 yang lalu, dimana pabrikan asal Tiongkok hanya memajang mobil untuk perkenalan saja, tidak untuk dijual.

Yang berbeda, jika Wuling saat itu memamerkan mobil bergenre MPV yang kini bernama Confero untuk pasar tanah air, DFSK justru memajang sebuah SUV yang dilabeli dengan nama Glory 580.

Melihat spesifikasi yang dirilis DongFeng, maka Glory 580 merupakan penantang di kelas medium SUV.

Bahkan jika melihat dua pilihan mesin yang ditawarkan, yaitu 1.500 cc dan 1.800 cc. Maka sah-sah saja jika mobil ini bisa menjadi penantang SUV Jepang semisal HR-V.

Tidak perlu berlarut-larut, berikut perbedaan Glory 580 dengan HR-V.

Dimensi

Secara dimensi, Glory 580 memiliki panjang 4.680 mm, lebar 1.845 mm dan tinggi 1.715 mm dan wheelbase 2.780 mm. Sementara HR-V, punya dimensi lebih mungil, dengan PxLxT : 4.294 mm x 1.772 mm x 1.580 mm dan jarak sumbu roda 2.610 mm.

Mesin

Kali ini kami akan membahas kedua mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc terlebih dahulu, dimana Glory 580 memiliki tenaga 147 dk, sedangkan HR-V 1.5L hanya mampu memproduksi tenaga 118 dk/6.600 rpm.

Merujuk pada spesifikasi yang dirilis Glory 580, SUV ini memang cukup menggiurkan. Apalagi mobil ini juga memiliki varian transmisi CVT untuk dipasarkan, tidak seperti Wuling yang hanya menjual Confero dengan transmisi manual. 

Sudah siap tempur DongFeng Sokon? Kami tunggu tanggal mainnya.  

 
Related
Updates

otodriver.com