Di Indonesia, kedua model ini tentunya pernah bersaing beberapa waktu silam. Namun di Filipina, keduanya dijuluki 'Immortal Battle', karena masih berseteru hingga kini.

Immortal Battle : Isuzu Panther vs Mitsubishi Kuda Di Filipina

 
Immortal Battle :  Isuzu Panther vs Mitsubishi Kuda Di Filipina

Di Indonesia, kedua model ini tentunya pernah bersaing beberapa waktu silam. Namun di Filipina, keduanya dijuluki 'Immortal Battle', karena masih berseteru hingga kini.

Lain Indonesia, beda pula Filipina. Jika kiprah Isuzu Panther di Indonesia mulai lunglai dengan desain dan spek lawas, begitupun Mitsubishi Kuda yang sudah berhenti edar sejak 2005 silam, maka hal berbeda terjadi di negeri yang dinamakan berdasarkan nama raja Spanyol, Phillip II ini.

Di Filipina, Isuzu Panther dinamakan sebagai Isuzu Crosswind dengan 'rival abadi' Mitsubishi Adventure, yang di Indonesia dikenal dengan nama Mitsubishi Kuda.

Kisah keduanya pun beda dengan di tanah air. Menurut info yang dikutip dari TopGear.ph, walau menyandang status model gaek, namun keduanya masih menjadi primadona kendaraan people mover.

Keduanya, kini tak lagi bisa disandingkan dengan Toyota Innova yang telah melangkah menjadi mobil lebih canggih dan memiliki banyak perangkat elektronik.

Hampir di seluruh kepulauan di Filipina, menjadikan 'Duo Immortal' ini sebagai kendaraan favorit keluarga. Juga, belakangan ini marak dipergunakan taksi online di kota-kota besar seperti Manila.

Lalu apakah yang membuat kedua mobil ini masih memiliki banyak penggemarnya di Filipina?

Jawabannya sederhana. Saat ini, teknologi yang diusung kedua mobil ini sudah sangatlah umum, sehingga perawatannya sangat mudah. Hampir semua mekanik dari bengkel besar dan kecil di pelosok, dapat menangani masalah di mobil ini.

Begitupun tipe mesin yang digunakannya, sudah dikenal andal dan terbukti tangguh, karena sudah digunakan dalam kurun waktu cukup lama.

Crosswind mengandalkan mesin Isuzu 4JA-1L, 2.499 cc turbo, dengan muntahan daya maksimal 78 dk/3.800 rpm dengan torsi 191 Nm/1.800 rpm, sama persis dengan versi Indonesia.

Sedangkan Adventure memboyong mesin 4D56, 2.477 cc non turbo berdaya 74 dk/4.200 rpm 142 Nm/1.800 rpm. Seperti di Indoneisa, mesin ini juga sudah sangat akrab dengan para mekanik di. Baik Crosswind dan Adventure, menggunakan transmisi manual 5 percepatan. 

Tentu, baik mesin Crosswind maupun Adventure yang berteknologi 'jadul', bakal jauh tertinggal performanya dibandingkan Innova diesel, bermesin 1GD-FTE, 2.755 cc dengan tenaga 175 dk/3.400 rpm dengan tersi 450 Nm/1.400-2.600 rpm.

Meski performanya terpaut jauh jika dibandingkan dengan Innova, kedua MPV ini masih tetap memikat hati konsumen di Filipina. Boleh dikatakan bahwa sampai detik ini penjualannya pun masih tergolong sakti.

Harga Isuzu Crosswind dibanderol Rp 249 jutaan, Mitsubishi Adveture di angka Rp 236 jutaan. Bandingkan harga kedua mobil ini, yang berada jauh di bawah harga mobil berlambang Tiga Oval (Toyota).

Toyota Innova diesel manual saja, dipasarkan dengan harga setara Rp 339 jutaan di sana.

 
Related
Updates

otodriver.com