Keduanya memiliki dimensi, volume mesin yang nyaris sama, bagaimana perbandingan spesifikasinya?

Perang City Car 1.200 cc CVT, Begini Plus-Minus Datsun Go vs Brio Satya

 
Perang City Car 1.200 cc CVT, Begini Plus-Minus Datsun Go vs Brio Satya

Keduanya memiliki dimensi, volume mesin yang nyaris sama, bagaimana perbandingan spesifikasinya?

Kehadiran Datsun Go CVT semakin menghangatkan persaingan di kelas City Car tanah air. Mengandalkan transmisi CVT, praktis membuat Go menjadi penantang kuat untuk menghalau dominasi Honda Brio Satya E dan Brio RS yang lebih dulu bermain di kelas CVT 1.200 cc ini.

Dilihat dari harga, Datsun Go T-Active CVT lebih terjangkau dengan banderol Rp 142,19 juta, sedangkan Brio Satya E CVT dipatok Rp 152,5 juta dan Brio RS seharga Rp 180 juta.

Kendati sama-sama mengusung mesin 1200 cc, namun Datsun Go T-Active mengunakan mesin berkonfigurasi 3 silinder inline dengan daya 75 PS /6.000 rpm dan torsi 104Nm/4.400 rpm. Sedangkan Brio Satya menyuguhkan mesin 4 silinder inline dengan muntahan daya lebih besar yakni di angka 90 PS/6.000 rpm. Demikian pula dengan torsi yang dihasilkannya lebih masif di angka 110 Nm/4.000 rpm.

Sementara berbicara dimensi, keduanya memiliki ukuran yang nyaris sama, namun sepertinya Go lebih unggul dengan ruang bagasi yang lebih lapang dibandingkan dengan rival ‘H’ nya ini.  

Keduanya memiliki tampang sporty, namun disajikan dengan cara berbeda. Proprosi bentuk antara keduanya dirasakan cukup berimbang dan menarik. Datsun Go hadir dengan tambahan spoiler dan bodi kit yang dipadu dengan grill bermotif honey comb. Kehadiran lampu DRL dengan posisi vertikal yang dijejalkan pada rongga bumper pada kedua sisi. Hanya saja, Datsun tidak menyertakan tempat untuk lampu kabut. Dari sisi Honda, penampilan Brio Satya tampak lebih polos tanpa ada kehadiran bodi kit pada bagian depan dan belakang, namun dari Honda menyertakan lampu kabut pada model matik paling murah dalam jajarannya ini. Dari sisi penampilan, Go nampak lebih segar dengan penampilannya dibandingkan dengan Brio yang terasa semakin menua.

Beralih ke sisi interior, Datsun menghadirkan desain segar yang disadur dari dasbor milik Cross. Fitur multimedia dengan headunit 6,75 inci langsung menyita perhatian. Ukurannya pun lebih besar dari Brio Satya yang hanya 6,2 inci. Namun Brio menyodorkan fitur kemudahan berupa audio steering switch.

Secara umum harus diakui bahwa Brio lebih menarik dan modern dengan kehadiran AC dengan pengoperasian digital, sedangkan Go masih berpatok pada teknologi konvensional dengan menggunakan switch.

Namun, Go menawarkan fitur yang tidak dimiliki kompetitornya yakni auto headlamp on yang dapat diaktifkan pada tuas lampu di sebelah kanannya, jadi saat diaktifkan dan memasuki terowongan atau tempat yang kurang/tidak ada cahaya. Sebuah sensornya akan mendeteksi berkurangnya intesitas cahaya yang kemudian mengaktifkan menyalakan lampu utama demi visibilitas yang baik.

Interior Datsun Go T-Option CVT
Interior Brio Satya E CVT
Datsun Go T-option CVT Honda Brio Satya E CVT 
Mesin 3 silinder inline 1.200 cc Mesin 4 silinder inline 1.200 cc 
Tenaga75 PS/6.000 rpmTenaga90 PS/6.000 rpm
Torsi104 Nm/4.400 rpmTorsi105 Nm/4.400 rpm
TransmisiCVTTransmisiCVT
Dimensi 3.788mm x 1.636mm x 1.507mmDimensi3.640mm x 1.680mm x 1.485mm
Ban165/70 R14Ban185/65 R14
Pelekalloy Pelekalloy
DRLYaDRLtidak 
FoglamptidakFoglamp ya

 

 
Related
Updates

otodriver.com