Asupan transmisi CVT, imbuhan fitur dan upgrade teknologi membuat Cross layak dipertimbangkan.

Test Drive : Datsun Cross Jauh Lebih Baik Dibanding Go+Panca. Berikut Ulasannya

 
Test Drive : Datsun Cross Jauh Lebih Baik Dibanding Go+Panca. Berikut Ulasannya

Asupan transmisi CVT, imbuhan fitur dan upgrade teknologi membuat Cross layak dipertimbangkan.

Bukan rahasia lagi, jika sosok Datsun Cross merupakan varian yang dikembangkan dari Datsun Go+Panca. Peningkatan berupa fitur kenyamanan dan keselamatan serta racikan suspensi baru menjadi modal besar bagi Datsun Cross untuk lebih mudah diterima di pasar Indonesia.

Namun apakah mobil ini cukup layak untuk menjadi pilihan ?

Proving ground milik Bridgestone di Karawang Jawa Barat menjadi sarana pengujian yang akhirnya mengungkap sebagian hasil pengembangan performa yang ada pada Cross.

Pilihan transmisi CVT dirasakan memberikan kontribusi yang cukup signifikan mengkatrol kenyamanan berkendara. Perpindahannya terasa cukup lembut dan responsif di kelasnya. Tenaga yang dikucurkan mesin 3 silinder 1.200 cc sebesar 68 PS dapat disalurkan dengan baik dan terasa cukup responsif. Malah, keraguan kami tentang gejala underpower yang sebelumnya mengelayut dapat dipatahkan. Sayangnya, pada transmisi CVT ini tidak dilengkapi dengan pilihan manual shift mode.

Dengan asupan sistem Vehicle Dynamic Control (VDC) yang merupakan paduan kinerja dari traction control system (TCS), anti-lock braking system (ABS) dengan electronic brake-force distribution (EBD) dan brake-limited slip differential (B-LSD), mampu memberikan kinerja yang cukup menggembirakan. Cross cukup mudah dikuasai dan mampu menikung dengan baik tanpa kehilangan traksi.

Tambahan fitur keselamatan membuat performa Cross bertambah signifikan  
Transmisi CVT, smooth, efisien dan nyaman

Dengan sistem VDC, Cross mampu menekan over-steering ataupun under-steering, sehingga stabilitas kendaraan terjaga. Cukup membuat surprise, lantaran Cross dirancang dengan ground clearance yang lebih tinggi ketimbang Go.

Mengenai suspensi, meskipun lebih jangkung mobil ini tak kehilangan keseimbangan seperti yang sempat diragukan. Saat menerabas jalanan test bergelombang, suspensi yang diracik ulang dengan penyesuaian pada spring rate dan juga shockabsorbernya terasa cukup stabil.

Upaya Datsun untuk menghadirkan kabin yang lebih senyap pun membuahkan hasil. Noise yang dihasilkan ban dapat direduksi dengan baik dan kabin boleh dikatakan cukup hening, tentu dalam kapasitas dan skala yang menjadi segmennya.

Dapat disimpulkan bahwa kendati memiliki banyak kesamaan DNA dengan Go+Panca, namun Cross dapat memberikan sesuatu yang jauh lebih baik.

Selisih harga antara Cross dan Go+Panca yang cukup besar mungkin akan menjadi pertimbangan tersendiri.

 
Related
Updates

otodriver.com