Datsun Cross meluncur dengan transmisi CVT, hal ini bisa membuat Datsun GO dan GO+ juga mengadopsi trasnsmisi pintar ini untuk bersaing di pasar. Bahkan dengan harganya sangat kompetitif.

Tipe Tertinggi Datsun GO+ Panca CVT Bisa Lebih Murah Dari Calya

 
Tipe Tertinggi Datsun GO+ Panca CVT Bisa Lebih Murah Dari Calya

Datsun Cross meluncur dengan transmisi CVT, hal ini bisa membuat Datsun GO dan GO+ juga mengadopsi trasnsmisi pintar ini untuk bersaing di pasar. Bahkan dengan harganya sangat kompetitif.

Tahun 2017 silam, dapat dikatakan sebagai tahun yang cukup berat bagi Datsun Go dan Go+Panca. Menurut laporan yang diintip dari Gaikindo, penjualan LMPV bermesin 3 silinder ini hanya bisa bersandar di angka penjualan sebesar 2.267 unit (Januari-Desember 2017). Angka yang berbanding jauh di bawah rival sekelas, Toyota Calya yang laris manis dengan penjualan 12 ribuan unit, pada periode yang sama.

Hampir dipastikan, tak tersedianya transmisi otomatik pada Datsun GO dan GO+ Panca menjadi musabab meluncur turunnya angka penjualan Datsun. Konsumen pun berpaling pada merek lain yang menyediakan varian bertransmisi otomatik.

Kehadiran Datsun Cross pada bulan Januari lalu, sepertinya memberikan angin segar bagi keluarga besar GO. Crossover yang dikembangkan dari GO+ Panca tersebut hadir dengan pilihan transmisi otomatik (CVT) selain transmisi manual.

Lalu apakah transmisi pintar ini akan menjadi jalan keluar untuk mendongkrak penjualan GO?

“Kalian pasti banyak yang memiliki dugaan bahwa GO akan menggunakan transmisi CVT seperti halnya Cross ya?” tanya Nobuyuki Kawai, Chief Vehicle Engineer, Datsun Business Unit, Nissan Motor Co.,Ltd. Ia pun menjawab pertanyaan awak media sehubungan dengan kemungkinan pilihan transmisi matik untuk GO ataupun GO+ Panca, Selasa (08/03).

“Transmisi CVT pada Cross memang memberikan nilai tambah yang cukup baik, namun untuk GO, saat ini kami belum bisa menjawab untuk hal itu sekarang,” terang Kawai-San.

Menanggapi penyataan boss besar Datsun, tentu konsumen sekali lagi hanya bisa berandai-andai perihal GO matik. 

Jika berpatok pada selisih antara harga Cross manual (Rp 161,499 juta) dan versi CVT (Rp 173,99) maka ada selisih Rp 12,5 juta.

Perbedaan harga ini, kita simulasikan terhadap GO + Panca versi tertinggi (T-Ultimate) yang dijual dengan harga Rp 135,1 juta. Maka perkiraan kasar harga versi CVTnya bertengger di angka Rp 147,65 juta.

Nah, jika terdapat harga seperti itu, maka harga jual tersebut masih berada di bawah varian tertinggi dari Toyota Calya yang berbanderol harga Rp 155,45 juta. Sementara harga perkiraan Datsun GO+ Panca tadi (Rp 147,5 juta) sebanding dengan Mid-level, Calya E  AT yang mempunyai kisaran harga yang sama. 

Jikapun harga tersebut muncul dalam kenyataan, maka kemungkinan Datsun GO+ Panca akan cukup kompetitif dengan transmisi CVT yang lebih memberikan kenyamanan bagi penggunanya.

 

 

 

 
Related
Updates

otodriver.com