Transmover lebih dipilih sebagai armada taksi karena harga yang lebih terjangkau dan konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Bagaimana perbandingannya?

Toyota : Ini Alasan Avanza Transmover Lebih Dipilih Jadi Armada Taksi Ketimbang Xpander

 
Toyota : Ini Alasan Avanza Transmover Lebih Dipilih Jadi Armada Taksi Ketimbang Xpander

Transmover lebih dipilih sebagai armada taksi karena harga yang lebih terjangkau dan konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Bagaimana perbandingannya?

Kemunculan gambar rendering Xpander dengan balutan perusahaan taksi ternama memang merupakan karya pribadi seniman digital. Namun, bukan berarti peluang untuk menjadi bagian dari fleet taksi biru tersebut tidak ada. Setidaknya Xpander varian terendahnya yakni GLX dengan banderol Rp 180 jutaan masuk dalam bidikan tersebut.

Namun nyatanya pihak Blue Bird malah menjatuhkan pilihan pada Toyota Avanza Transmover. Hal ini dikuatkan dengan beredarnya foto-foto perakitan Transmover berkelir biru lengkap dengan logo burung biru pada bagian pintunya.

Tidak dijelaskan pertimbangan apakah yang menjadikan Blue Bird menjatuhkan pilihan pada jenis Transmover ini, namun spekulasinya tak lepas dari masalah harga yang berada di bawah Xpander yakni di kisaran Rp 150 jutaan.

Dari sisi performa, di atas kertas Transmover menggunakan mesin 1 NR-VE berkapasitas 1.329 cc mampu mengail daya 93 dk dan torsi 121 Nm. Performa ini berada di bawah muntahan daya Xpander dengan 109dk dan torsi 145 Nm. Dari klaim yang ada Transmover mampu menyuguhkan pemakaian bahan bakar yang lebih irit yakni 14.8 km/liter. Dibandingkan Xpander yang hanya mencatat 12 km/liter.

Namun dari segi dimensi Xpander pun lebih besar dengan wheelbase 2.775mm, panjang 4.475mm, lebar 1.750mm dan tinggi 1.700 mm. Dibandingkan Transmover yang memiliki wheelbase 2.665mm, panjang 4.140mm, lebar 1.660mm dan tinggi 1.695mm.

Dengan data yang ada, dipastikan Transmover dipilih karena harga dan konsumsi bahan bakarnya.

 
Related
Updates

otodriver.com