Car Review Indonesia

 
 
Versus : Honda Mobilio E CVT Prestige Facelift vs Toyota Veloz 1.5 A/T Versus
| 15 April, 2016
 
 

Versus : Honda Mobilio E CVT Prestige Facelift vs Toyota Veloz 1.5 A/T

 

Inilah dua low MPV yang saat ini merajai permukaan aspal Indonesia. Keduanya menawarkan keunggulan dan konsekuensi dari karakter masing-masing. Hal yang justru sangat menarik bagi calon konsumen.

Segmen low MPV, memang memiliki ketertarikan yang tinggi oleh masyarakat tanah air. Bahkan kini pemainnya sudah cukup beragam.

Seperti pemain lama Toyota Avanza, yang diwakilkan oleh varian tertingginya, Veloz, kini harus berbagi kue konsumen dengan rival tergolong baru dari Honda, yaitu Honda Mobilio.

Toyota Veloz 1.5 A/T, yang dijual dengan harga Rp 230,5 juta (on the road, Jabodetabek). Merupakan varian tertinggi yang menggunakan mesin baru berteknologi dual VVT-i dan sistem drive by wire.

Sementara Honda Mobilio E CVT Prestige, yang kini mengalami facelift, menjadi tipe terlaris pada Honda Mobilio, dengan harga Rp 220,5 juta (on the road, Jabodetabek).

Desain

Soal tampilan atau desain eksterior, tentu sangat tergantung pada selera tiap orang yang melihat mobil ini. Bedanya, ketika memilih mobil yang bertubuh agak jangkung, Toyota Veloz bisa jadi pilihan, sementara Mobilio memiliki bodi lebih landai.

Toyota Veloz, memiliki ubahan pada wajah yang cukup signifikan. Tampilannya menjadi lebih macho dengan rancangan lampu yang bergaris tegas dengan gril besar yang mengesankan tunggangan kian gagah.

Hanya saja, di belakang tak ada perubahan mencolok dibandingkan versi sebelumnya.

Begitu pula dengan Mobilio E CVT, kata ‘facelift’ diartikan dalam hal yang sebenarnya. Hanya tampangnya saja yang berubah. Itupun tak terlalu kentara dibandingkan versi sebelumnya. Sementara di belakang, sama sekali tak ada perbedaan. Meski, ubahan secara nyata malah terlihat dari tampilan dasbor yang berbeda dibandingkan sebelumnya.

Toyota Veloz ****

Honda Mobilio ****

 

Performa

Toyota Veloz, tarikan galak di putaran bawah hingga menengah.
Honda Mobilio tenaga dan torsi cukup besar di kelasnya

Walau dalam segmen sama, namun performa keduanya tak lantas bisa bertarung secara persis. Mengingat karakter dari low MPV ini cukup berbeda.

Toyota Veloz dengan mesin berkapasitas 1.496 cc, memiliki tarikan galak di putaran bawah dan menengah. Karakter sprinter ini memang kerap terjadi pada MPV dengan rangka semi-monokok berpenggerak roda belakang. Karakter rasio gigi transmisi dan final gearnya sangat cocok untuk mengangkut beban berat.

Namun mesin bertenaga maksimal 104 dk/6.000 rpm dengan torsi puncak 136 Nm/4.200 rpm, masih bisa melaju kencang, dengan akselerasi cukup baik. Tentu hal ini dipengaruhi perangkat baru pada sistem katup variabelnya, Dual VVT-i (pada camshaft inlet maupun exhaust) di mesin yang cukup membantu meningkatkan perfomanya. Dari diam hingga 100 km/jam Toyota Veloz mampu mencatat waktu 11,6 detik.

Sementara Honda Mobilio, memang mencirikan MPV yang lebih modern dengan penggerak roda depan serta rasio gigi akhir seperti sedan, juga transmisi CVT yang lebih mengedepankan kenyamanan dan akselerasi, ketimbang kemampuan mengangkut barang.

Mesin berkapasitas 1.496 cc, dengan i-VTEC, yaitu sistem katup variabel, seperti halnya Toyota Veloz. Hanya saja Honda masih menggunakan sistem camshaft tunggal (SOHC) tak seperti mesin Toyota yang DOHC. Tetapi tenaga yang dihasilkan lebih besar, 118 dk/6.600 rpm, begitupun torsi puncaknya, 145 Nm/4.800 rpm. Hal ini membuat tarikan Mobilio lebih cepat saat berakselerasi.

Toyota Veloz  ***

Honda Mobilio ****

 

Konsumsi Bahan Bakar

Rasio gigi akhir besar pada Veloz, membuat putaran mesin lebih tinggi 
Honda Mobilio cukup irit di dalam kota maupun di tol

Kembali, perbedaan karakter membuat rivalitas keduanya sedikit berbeda dalam hal konsumsi bahan bakar.

Rasio gigi akhir Toyota Veloz yang cukup besar (5.125:1), membuat putaran mesinnya lebih tinggi, ketika melaju dengan kecepatan yang sama dengan Honda Mobilio. Terbukti ketika melaju pada kecepatan 100 km/jam, putaran mesin Toyota Veloz 3.000 rpm.

Sedangkan Mobilio dengan rasio gigi akhir lebih kecil, yaitu 3,941:1, melaju dengan putaran lebih rendah, meski perlu torsi lebih besar.

Namun Mobilio memiliki ciri khas transmisi CVT, ketika sudah melaju, putaran mesinnya lebih rendah. Tak heran pada kecepatan 100 km/jam putaran mesinnya hanya sekitar 2.100 rpm.

Konsumsi bahan bakar Toyota Veloz, 11,7 km tiap liternya. Sementara di jalan tol (rata-rata 90 km/jam), ia tak lebih dari 16,9 km per liter. Honda Mobilio mampu melaju sejauh 12,2 km per liter di dalam kota dan ketika di tol (rata-rata 90 km/jam) bisa mencapai 17,9 km per liternya.

Toyota Veloz ***

Honda Mobilio ****

 

Akomodasi

Barang tinggi lebih mudah masuk ke bagasi Veloz
Ruang belakang Mobilio, masih lega kala jok tak dilipat sekalipun

Jarak dari lantai hingga atap yang tinggi, memungkinkan barang besar masuk ke dalam kabin Toyota Veloz. Begitu juga dengan penumpang, ruang kepala menjadi lebih lapang.

Namun, ruang kaki tak terlalu dimanjakan pada Toyota Veloz. Ketika bangku baris kedua digeser maju sekalipun, masih menyisakan ruang tak terlalu lapang bagi penumpang baris ketiga. Begitu juga kapasitas bagasinya tak terlalu luas ketika bangku baris ketiga tak dilipat.

Barang tidak terlalu besar, masih mampu diangkut Honda Mobilio, meski tidak seleluasa pada Toyota Veloz. Namun, penumpang sangat dimanjakan oleh ruang kaki yang lapang, bahkan untuk penumpang yang duduk di bangku baris ketiga sekalipun. Juga ruang barang saat bangku baris ketiga tidak dilipat, masih menyisakan tempat yang lebih luas.

Toyota Veloz ***

Honda Mobilio ***

 

Kepraktisan

Selain sandaran, bangkupun terlipat 50:50, akses mudah ke baris ketiga
Sandaran bangku terlipat 40:60, namun akes tak terlalu luas

Toyota Veloz, memberikan kepraktisan cukup baik pada penumpangnya. Di beberapa tempat terdapat ruang untuk menyimpan benda kecil, termasuk pada door trim, dilengkapi dengan tempat menaruh botol. Tak hanya satu buah, tetapi sampai dua buah botol bisa disimpan di sana.

Untuk melipat bangku, sudah lebih mudah dengan menggunakan One Touch Tumble, dari tuas di bangku baris kedua yang sandarannya terbagi 50:50 itu. Untuk melipat cukup sekali saja menarik tuasnya, maka kursi di baris kedua ini langsung melipat, sehingga akses ke bangku baris ketiga jadi mudah.

Sementara di bangku paling belakang, terbagi dua (50:50) sehingga untuk memuat barang dan orang lebih bervariasi.

Honda Mobilio juga memiliki kepraktisan tak jauh berbeda. Tiap door trim juga mampu menampung botol minuman. Namun, untuk melipat bangku tidak menggunakan cara seperti pada Toyota Veloz. Meski akses ke bangku paling belakang tetap mudah.

Berbeda dengan Veloz, pada mobilio bangku ketiga tidak terbagi dua, seluruhnya, hanya sandaran saja yang terpisah (50:50) sehingga ketika dilipat tak ada bangku tersisa di belakang.

Toyota Veloz ***

Honda Mobilio ***

 

Handling

Berbeda karakter, meski sama-sama stabil dan mudah bermanuver

Stabilitas pada Toyota Veloz sudah membaik dibandingkan versi sebelumnya. Memang, ada sedikit ubahan di sektor suspensi, yang menjadikannya lebih baik handlingnya. Memang agak sedikit kaku, namun hal ini yang membuat pengendalian lebih presisi.

Honda Mobilio dengan tubuh dan ground clearance lebih rendah, memiliki handling sedikit lebih mantap dibandingkan Veloz. Namun, suspensinya masih terasa lebih kaku ketimbang Veloz.

Toyota Veloz ***

Honda Mobilio ***

 

Fitur

Tombol pengatur audio di setir salah satu keunggulan Veloz
Desain dasbor baru yang simpel namun mewah cukup menarik

Ada beberapa fitur unggulan pada Veloz, mulai faktor keselamatan hingga kelengkapan interior. Faktor keselamatan pada mobil dengan immobilizer ini, side impact beam, rem dengan ABS, Dual SRS Airbag, juga ISOFIX untuk mengaitkan pengikat baby/child car seat dan seatbelt seluruhnya tiga titik. Kemudian Indikator Eco membuat pengemudi bisa menjaga kecepatan dan putaran mesin agar efisien dalam berkendara.

Kontrol audio pada setir juga terdapat pada Toyota Veloz, dengan headunit layar sentuh.

Honda Mobilio juga memiliki fitur indikator Eco yang akan menyala ketika pengemudi menyetir dengan efisien. Sektor keselamatan pun ditunjang oleh ABS dan EBD, juga dua SRS Airbag untuk pengemudi dan penumpang depan. Perangkat keamanan Immobilizer juga ada pada Mobilio.

Namun, seat belt pada Mobilio tak semuanya tiga titik serta tidak menggunakan pengait ISOFIX untuk mengikat child/baby car seat.

Toyota Veloz ****

Honda Mobilio ***

 

Kesimpulan

Kedua low MPV ini memiliki keunggulannya masing-masing dengan karakter yang berbeda. Jika menginginkan kendaraan berpenggerak roda belakang yang memiliki tubuh jangkung Toyota Veloz menjadi jawabannya.

Sementara Honda Mobilio menyajikan pengendaraan setara sedan dengan bodi yang lebih rendah dan ruang kabin lapang karena berpenggerak roda depan. Kesamaan dari keduanya adalah fleksibilitas yang dimiliki oleh sebuah MPV, yang sanggup digunakan sebagai pengangkut orang maupun barang secara maksimal.

Tag : #Honda Mobilio vs Toyota Veloz  # Mobilio E CVT Prestige  # Veloz 1.5 A/T 

Share this article

Updates

Car Review

Tentang CarReview.id

Car Review, disajikan bagi pengguna dan calon pengguna mobil di Indonesia. Di antara sekian banyak pilihan dan ragam mobil, kami mengerti kebutuhan Anda akan informasi yang detail terhadap mobil pilihan. Untuk itu kami memberikan referensi komparatif tentang seluk beluk mobil di Indonesia.. [lanjut]