Pelek alloy maupun besi masing-masing punya keunggulan dan kekurangannya. Lalu lebih menguntungkan yang mana untuk digunakan?

Versus : Pelek Besi Vs Pelek Alloy

 
Versus :  Pelek Besi Vs Pelek Alloy

Pelek alloy maupun besi masing-masing punya keunggulan dan kekurangannya. Lalu lebih menguntungkan yang mana untuk digunakan?

Pelek menjadi peranti yang tidak bisa dipisahkan dengan kendaraan bermotor. Jika pada zaman dahulu kita mengenal pelek dari bahan kayu, saat ini, kita dihadapkan dengan dua macam pelek, yaitu pelek dari bahan besi dan satu pelek alloy berbahan dasar logam padu.

Kedua jenis pelek ini masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan, baik dari harga ataupun performa.

“Pada umumnya pelek alloy lebih mahal dibandingkan dengan pelek besi. Namun, pada beberapa kasus pelek besi dilabeli lebih mahal dari alloy. Sebagai contohnya pelek milik Jeep Wrangler dari besi yang memiliki harga jual tinggi,” terang Ari Hartono dari Arto Teko yang berpusat di Jakarta Barat.

“Namun, hal itu sebatas karena faktor trend bukan dari fungsinya. Umumnya pelek alloy lebih mahal,” sambung pria berdarah Jawa ini.

Apa yang membuat pelek alloy lebih diunggulkan?

Pelek alloy yang dibuat dari bahan dasar logam menghadirkan bobot yang jauh lebih ringan ketimbang besi. Hal ini dapat mempengaruhi bobot kendaraan, sehingga mobil terasa lebih lincah untuk dikendarai. Selain itu, pelek alloy dianggap mampu mendongkrak performa akselerasi sebuah mobil yang menggunakannya.

Keunggulan lainnya, pelek alloy memiliki ukuran serta desain yang lebih bervariatif. Sehingga pelek berbahan alloy mempunyai penampilan yang lebih atraktif jika dibandingkan pelek besi yang terasa lebih monoton.

Meski begitu, dari segala keunggulan yang dimiliki pelek alloy, bukan berarti pelek besi tidak memiliki keunggulan sama sekali. 

Pelek yang terbuat dari besi memiliki unsprug weight yang lebih besar, hal ini memberikan keuntungan berupa cengkraman yang lebih baik pada medan bersalju atau lumpur.

Selain itu, pelek besi dianggap memiliki daya tahan yang lebih baik, atau dengan kata lain tidak mudah bengkok. Sedangkan pelek alloy memiliki kecenderungan lebih mudah bengkok dan juga pecah, tergantung dari kualitas dan juga harga tentunya.

Thanks To : Arto Teko 0813-1879-5365

Pelek alloy lebih atraktif dengan beragam ukuran lingkar diameter
Di Indonesia, pelek kaleng milik Jeep dibanderol mahal

 

 
Related
Updates

otodriver.com