Saat ini jenis transmisi AMT menjadi pilihan produsen untuk mobil baru mereka. Dari segi konstruksi, tak jauh dengan transmisi manual yang minim masalah, meski kenyamanan di bawah matik konvensional.

Automated Manual Transmision (AMT)

 
Automated Manual Transmision (AMT)

Saat ini jenis transmisi AMT menjadi pilihan produsen untuk mobil baru mereka. Dari segi konstruksi, tak jauh dengan transmisi manual yang minim masalah, meski kenyamanan di bawah matik konvensional.

Automated Manual Transmision (AMT) semakin banyak menjadi pilihan. Pada dasarnya, jenis girboks ini adalah jenis transmisi manual yang ditambahi dengan peranti tambahan khusus, yang fungsinya menekan kopling. Perangkat inilah yang menggantikan posisi pedal kopling.

“Pada dasarnya girboks AMT ini merupakan girboks manual biasa, hanya saja kinerja pedal koplingnya diambil alih oleh Intellegent Shift Control Actuator yang fungsinya menekan kopling,” jelas  Rifkie Setiawan, 4W Marketing Research, Data Analisis & ATL Manager PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). “Intellegent Shift Control Actuator ini bekerja secara eletronik dan menggunakan modul tertentu yang berkomunikasi dengan mesin dalam menentukan posisi perpindahan gigi, baik shift up maupun shift down,” imbuhnya.

Dengan prinsip kerja girboks manual, maka kinerja dan performa AMT pun bisa dikatakan sejenis.

Demikian pula dengan kemampuan dalam menyalurkan daya, di atas kertas AMT lebih baik dibandingkan dengan girboks otomatik konvensional. Demikian pula dengan perawatannya tak jauh beda dengan tipe manual dan dikatakan lebih ekonomis dibandingkan dengan girboks otomatik konvensional.

Kekurangan dari AMT terdapat pada hal kehalusan perpindahan gigi. Namun seiring waktu berjalan, kekurangan ini selalu coba diperbaiki dengan melakukan upgrade pada modul kontrol aktuatornya.

“Salah satu bentuk inovasi dari AMT adalah fokus memperkecil jeda dan membuat perpindahan gigi menjadi lebih halus,” terang Arif Rahmadi, produk planning specialis dari Wuling Motor. “Seperti dapat dibuktikan pada Wuling Cortez bahwa perpindahan gigi girbok AMT cukup halus, walau belum bisa seperti girboks otomatis pada umumnya,” imbuhnya.

Renault diketahui sebagai pelopor penggunaan girboks ini dan dipergunakan pertama kalinya pada Renault (Dacia) Logan dan Sandero. Renault menyebutnya sebagai Easy -R

Memiliki pilihan mode manual

 

 
Related
Updates

otodriver.com