Perhatikan dan cek bagian seatbelt, pastikan semua dalam kondisi layak dan bekerja dengan baik.

Sejarah Seat Belt dan Alasan Peranti Ini Tidak Bisa Kedaluarsa

 
Sejarah Seat Belt dan Alasan Peranti Ini Tidak Bisa Kedaluarsa

Perhatikan dan cek bagian seatbelt, pastikan semua dalam kondisi layak dan bekerja dengan baik.

Seatbelt merupakan peranti keselamatan yang paling vital dalam sebuah mobil. Peranti yang diadopsi dari kelengkapan pesawat tempur ini telah menjadi penyelamat paling efektif saat sebuah mobil mengalami benturan (kecelakaan).

“Perangkat keselamantan ini mengikat pengendara/penumpang saat terjadi benturan (kecelakaan). Safetybelt menahan badan untuk tidak terhempas sehingga mampu memperkecil terjadi cidera lebih parah,” imbuh jelas Toedyo Santosa, Director Indonesia Road Safety Agent (IRSA) saat dijumpai beberapa saat lalu.

Menurut pria yang akrab disapa Ipoenk ini, perangkat safety belt tidak ada tanggal kadaluarsanya, namun demikian safety belt bisa rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Bahan yang dipergunakan pada seatbelt ini telah teruji dan kokoh untuk menopang tubuh saat terjadi benturan. Peranti ini terdiri dari berbagai bagian, di mana bagian-bagian tersebut dapat mengalami malfungsi, kerusakan maupun keausan.

“Oleh sebab itu kita harus memastikan bahwa perangkat seatbelt ini telah bekerja dengan baik,” sambung Ipoenk. “Bagian-bagian yang rawan rusak ada pada pengait, penahan dan juga sabuk itu sendiri,” imbuhnya.

Oleh sebab itu Ipoenk mengatakan bahwa sebaiknya segera memastikan bahwa seatbelt pada mobil dalam kondisi baik dan bekerja normal. Sila cek dan pastikan bagian ini.

1. Tarik sabuk pengaman dengan cara dihentak. Safety belt akan mengunci otomatis. Jika hal ini tidak terjadi maka dipastikan ada kerusakan mekanikal pada penahannya.

2. Pastikan pengait mengunci dengan sempurna dan dapat dilepas dengan sekali menekan tombol pada pengaitnya.

3. Pastikan sabuknya dalam kondisi baik dan tidak ada bagian yang tercabik/terkoyak.

 

 
Related
Updates

otodriver.com