Mencuci mobil dengan benar akan memperpanjang usia cat. Beberapa hal yang salah, justru akan membuat cat lebih cepat kusam dan tidak bertahan lama.

Jangan Lakukan Lima Hal Ini Ketika Mencuci Mobil, Jika Ingin Cat Awet

 
Jangan Lakukan Lima Hal Ini Ketika Mencuci Mobil, Jika Ingin Cat Awet

Mencuci mobil dengan benar akan memperpanjang usia cat. Beberapa hal yang salah, justru akan membuat cat lebih cepat kusam dan tidak bertahan lama.

Eksterior mobil merupakan bagian yang berinteriaksi langsung dengan kondisi cuaca. Bagian eksterior, terutama permukaan cat pun lebih cepat kusam, kotor  dan pudar penampilannya. Agar tidak tampil kotor, pemilik kendaraan pun kerap mencucinya agar terlihat bersih. Tetapi hati-hati, jika melakukan kesalahan saat mencuci mobil, malah akan merusak kilau cat kendaraan.

Lantas apa yang harus dilakukan? “Kita harus mengerti kondisi dan keadaan yang ideal untuk mencuci mobil,” terang Migrawan dari Karya Indah Motor di bilangan Galaxy Bekasi, Jawa Barat. Menurutnya ada hal-hal yang 'tabu' jika dilakukan saat mencuci mobil.

Berikut hal-hal yang tabu dilakukan saat mencuci mobil:

1. Mencuci di bawah terik matahari

Idealnya saat mencuci mobil adalah bidang eksterior yang akan dicuci memiliki temperatur tidak terlalu tinggi dan stabil pada semua sisi kendaraan. Apabila temperatur terlalu tinggi maka justru akan merusak permukaan cat. Kemudian, bila dilakukan langsung di bawah terik matahari, dikhawatirkan bagian yang terpapar langsung lebih cepat kering dibandingkan bagian lainnya. Jika belum sempat dikeringkan dengan tuntas, akan meninggalkan noda air.

Apabila kondisi bodi mobil masih terlalu panas, diamkan sesaat dan proses cuci dilakukan di tempat yang terlindung dari paparan langsung matahari.

2. Saat kondisi mesin panas

Bagian yang panel bodi yang paling panas dari sebuah mobil setelah digunakan adalah pada bagian kap mesin dan sekitarnya. Perbedaan temperatur menjadi pemicu kesehatan kondisi cat di bagian ini. Tunggu beberapa saat sekitar 15-30 menit setelah mobil dipakai untuk melakukan pencucian. Jika kerap melakukan pencucian saat kap mesin masih panas, bagian tersebut akan lebih cepat kusam.

3. Penggunaan bahan detergen yang salah

Gunakan sabun yang memang khusus dirancang untuk perawatan mobil. Sabun pencuci piring memang bisa membersihkan, tetapi biasanya terlalu keras pada lapisan cat kendaraan. Hal ini bisa menyebabkan efek samping merusak vernis cat pada bodi mobil.

4. Urutan proses cuci yang salah

Lakukan pencucian secara merata dengan cara diguyur/disemprot. Mencuci detail mulai dari bagian bawah mobil terlebih dulu. Hal ini dikarenakan bagian ini relatif lebih banyak mengandung pasir. Kemudian baru dilanjutkan dengan bagian atas. air yang mengalir dari atas, akan kembali membilas bagian bawah mobil yang sudah dibersihkan terlebih dulu.

5. Proses pengeringan yang salah

Gunakan kain pencuci dan pengering yang benar. Kain chamois digunakan untuk proses pencucian dan pengeringan tahap pertama. Lanjutkan pengeringan dengan kain microfiber untuk hasil terbaik.

 
Related
Updates

otodriver.com