Ketika Anda mengemudi dalam cuaca hujan, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Berikut ini penjelasannya.

Selalu Lakukan Hal Ini Saat Berkendara Dalam Kondisi Hujan

 
Selalu Lakukan Hal Ini Saat Berkendara Dalam Kondisi Hujan

Ketika Anda mengemudi dalam cuaca hujan, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Berikut ini penjelasannya.

Musim hujan telah datang menyapa. Namun demikian, harus diingat bahwa selain menyiapkan kondisi mobil supaya tetap prima, kita juga harus berkendara lebih baik dan benar.

“Saat hujan turun, permukaan jalan jadi lebih licin dan diingat juga bahwa fisibilitas (jarak pandang) menjadi lebih pendek,” ungkap Leo Firmanto salah satu pegiat safety driving di Indonesia. “Jadi apapun kondisinya, mengendarai di waktu hujan harus lebih hati-hati,” lanjut pria yang berdomisili di Bandung ini.

Setidaknya ada 5 hal yang perlu diperhatikan

1.Kurangi Kecepatan dan jaga jarak aman

Pada kondisi hujan apapun tipe bannya maka akan alami menurunan kemampuan daya cengkram terhadap pemukaan jalanan. Munculnya air di antara permukaan jalan dan ban menyebabkan pengereman menjadi lebih panjang. Setidaknya jaga jarak dua kali lipat dari jarak normal saat kondisi kering.

2.Nyalakan Lampu

Lampu utama dan lampu lainnya harus nyala walau kondisi siang bolong. Tujuannya supaya mobil lebih dapat terlihat oleh pengemudi lain. Nyalakan juga rear foglamp bagi mobil yang sudah dilengkapi dengan sarana ini.

3.Jaga Jarak Aman

Sebisa mungkin Anda harus menyesuaikan jarak aman berkendara saat hujan turun. Kondisi jalan yang licin membuat kendaraan.

4. Jangan Terjang Genangan Air

Jangan berspekulasi karena kita tidak pernah tahu seberapa dalam ataupun apa yang ada di dalam genangan air tersebut. Selain menciptakan efek aqua planning, cipratan air dapat menutupi pandangan pengemudi.

5. Jangan Nyalakan Hazzard

Menyalakan hazard saat berkendara di tengah hujan akan membuat pengendara yang ada di belakang tidak bisa memprediksi gerakan mobil anda. Fungsi lampu sein jadi tidak berfungsi. Selain itu pedar lampu hazard yang terus menerus akan membuat mata pengendara lain lebih cepat lelah dan berpeluang membuat kesalahan kalkulasi jarak.

 
Related
Updates

otodriver.com