Efisiensi tak semata-mata berasal dari teknologi mobil, namun juga berasal dari faktor pengemudi.

Tujuh Cara Mendapatkan Konsumsi BBM yang Hemat

 
Tujuh Cara Mendapatkan Konsumsi BBM yang Hemat

Efisiensi tak semata-mata berasal dari teknologi mobil, namun juga berasal dari faktor pengemudi.

Gaya berkendara seseorang sangat mempengaruhi efisiensi bahan bakar mobil yang digunakan. Semakin agresif, maka akan semakin boros pemakaian bahan bakarnya.

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi efisiensi berasal dari kondisi jalan dan kendaraan.

Mitsubishi sepertinya cukup memiliki perhatian dalam kiat mengendara dengan efisien. Apa saja yang menjadi kiat yang ingin dibagi oleh pabrikan berlambang tiga berlian tersebut?

1. Menjaga Putaran Mesin

Umumnya, torsi paling efisien mesin berada pada rentang putaran mesin 2.000-3.000 rpm. Lakukan perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Jika putaran mesin terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Tapi jika terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk menambah kecepatan.

2. Mengemudi Cerdas

Jangan biasakan mengemudi dengan agresif. Lebih bijak dalam menginjak pedal gas dapat menghemat bahan bakar. Saat di jalan tol, usahakan melaju konstan di kecepatan 60-70 km/jam. Ini adalah kecepatan ideal untuk efisiensi bahan bakar. Jika Anda melaju di kecepatan 100 km/jam akan menggunakan bahan bakar sekitar 15% lebih banyak ketimbang melaju pada 80 km/jam.

3. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan untuk menyuplai bensin hingga maksimal. Sedangkan mengerem secara berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan jarak pengereman yang memadai.

4. Pakai BBM Dengan Oktan Sesuai

Banyak mesin mobil yang dapat bekerja baik dengan bahan bakar bernilai oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrik. Kecuali jika terdengar knocking. Tapi performa mesin maupun konsumsi bbm akan membaik saat menggunakan bbm dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.

5. Gunakan AC Secukupnya

Menggunakan AC memberi beban besar pada mesin yang dapat meningkatkan konsumsi bbm. Aturlah AC kendaraan Anda tidak terlalu dingin, di suhu 24-27 derajat celcius. Pada cuaca panas, parkirlah mobil di tempat yang teduh. Ketika ingin mengemudi lagi, bukalah semua kaca untuk mengeluarkan udara panas dari kabin. Sehingga dapat mengurangi kerja AC untuk mendinginkan kabin.

6. Jaga Tekanan Ban

Pastikan ban terpompa sesuai dengan tekanan yang direkomendasikan. Ban yang kempes memerlukan lebih banyak bahan bakar, namun memompa secara berlebihan akan mengacaukan kendali mobil Anda. Tekanan ban dapat dilihat di samping kanan jok pengemudi ketika pintu dibuka.

7. Rencanakan Rute Perjalanan

Menentukan rute perjalanan yang efektif dan terhindar dari macet memang membutuhkan pengalaman Anda. Hindari jalan macet yang pernah Anda lewati di waktu lampau. Menggunakan peta dan GPS akan memudahkan Anda menentukan rute perjalanan. Jika ingin singgah beberapa kali, upayakan agar rutenya tetap satu arah.

 
Related
Updates

otodriver.com