Restrukturisasi General Motors (GM) ini. berdampak juga pada pemangkasan banyak model sedan dari lini produksinya. GM hanya akan membuat produk yang kini laris di pasaran, seperti SUV dan pikap.

General Motors Tutup Tujuh Pabrik, Produksi Langsung Fokus Ke Mobil Listrik Dan Otonom

 
General Motors Tutup Tujuh Pabrik, Produksi Langsung Fokus Ke Mobil Listrik Dan Otonom

Restrukturisasi General Motors (GM) ini. berdampak juga pada pemangkasan banyak model sedan dari lini produksinya. GM hanya akan membuat produk yang kini laris di pasaran, seperti SUV dan pikap.

General Motors (GM) akan melakukan restrukturisasi pada perusahaannya.  Langkah ini berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja  (PHK) pada lebih dari 14.000 pekerja dan akan menutup setidaknya tujuh pabrik di seluruh dunia pada akhir tahun depan.

Seperti diwartakan Bloomberg.com (26/11) pabrikan yang bermarkas di Detroit Michigan, Amerika Serikat ini dikabarkan akan lebih berfokus pada kendaraan listrik dan otonom.

Selain itu restrukturisasi yang dilakukan mencerminkan perubahan pasar otomotif di AS. Di mana GM akan lebih fokus pada model-model dengan profit yang bagus, seperti SUV dan pick up. Data yang ada, per Oktober 2018, sebanyak 65 % kendaraan baru yang dijual di negeri Donald Trump ini adalah SUV dan Pikap.

Konsekuensi lain dari perubahan pasar yang ada di dunia, perusahan yang berada di bawah komando Mary Bara ini pun harus realistis untuk memangkas model-model yang jeblok.  GM pun harus memangkas banyak model sedan, yang semakin kehilangan trend. Bahkan dikutip dari popularmechanic.com(27/11), GM lantang mengatakan ‘nobody buy sedan’ (tak ada yang membeli sedan, red).

Beberapa model seperti Cadillac CT6 and XTS, Chevy Impala, Cruze and Volt, and Buick LaCrosse akan segera disudahi kiprahnya.

Tampilan kabin seperti mobil otonom ini akan lebih banyak di jajaran GM
Sedan produk GM akan menjadi barang langka, tak lama lagi

 

 
Related
Updates

otodriver.com