Mazda diketahui tetap melakukan pengembangan pada mesin pembakaran dalam atau Internal Combustion Engine (ICE), baik mesin bensin, diesel maupun rotari.

Mazda Masih Percaya Mesin Konvensional Lebih Ramah Lingkungan. Ini Alasannya

 
Mazda Masih Percaya Mesin Konvensional Lebih Ramah Lingkungan. Ini Alasannya

Mazda diketahui tetap melakukan pengembangan pada mesin pembakaran dalam atau Internal Combustion Engine (ICE), baik mesin bensin, diesel maupun rotari.

Mazda mungkin mengambil langkah yang kurang populer untuk masa depan mobilnya produknya. Pabrikan asal Hiroshima , Jepang ini belum juga mengambil langkah untuk terjun dalam persaingan mobil listrik seperti yang dilakukan oleh sebagian besar pabrikan di dunia.

Mazda masih menaruh harapan besar pada kemampuan mesin internal combustion engine (ICE). Lebih jauh lagi, Mazda percaya bahwa mobil bermesin pembarakan dalam (mesin konvensional) masih lebih masuk akal dalam hal emisi CO2 daripada mobil listrik.

Berbicara dengan CarAdvice.com.au di sela Los Angeles Auto Show (30/11), Ichiro Hirose, chief executive officer powertrain development Mazda, mengungkapkan bahwa perusahaan tetap berkomitmen pada mesin bensin ataupun ICE lainnya, dan akan terus menjadi fokus utamanya.

“Setiap wilayah dan pasar memiliki model pembangkit listrik yang berbeda, jadi kita harus melihat bagaimana listrik tersebut dihasilkan,” jelas Hirose. “Ada listrik yang benar-benar dihasilkan dengan cara bersih, namun ada juga yang dihasilkan dengan menimbulkan emisi dalam jumlah besar,” imbuhnya. “Karenanya kami percaya bahwa emisi yang dihasilkan oleh mesin bakar masih lebih bersih. Karenanya kami tetap fokus pada perkembangan mesin bakar,”jelas Hirose.

Hirose percaya bahwa mesin-mesin bakar modern masih dapat diperbaiki kinerjanya sehingga 30% lebih efisien dari saat ini. Selain itu diesel tidak akan ditinggalkan. Mazda percaya bahwa mesin diesel tetap akan efisien dan juga lebih ramah lingkungan dengan asupan teknologi baru yang terus mereka kembangkan. 

Saat ini Mazda diketahui tengah mengembangkan mesin bakar bensin, diesel dan bahkan rotary dengan asupan platform teknologi SkyActiv.

Mazda percaya bahwa era mesin bakar belum akan berakhir 

 

 
Related
Updates

otodriver.com