Tak hanya punya kelebihan sistem penggerak empat roda, Renault Duster 4x4 RxZ juga dianugerahi keunggulan lainnya.

Renault Duster 4x4 RxZ : Paduan Performa dan Kenyamanan Prima

 
Renault Duster 4x4 RxZ : Paduan Performa dan Kenyamanan Prima

Tak hanya punya kelebihan sistem penggerak empat roda, Renault Duster 4x4 RxZ juga dianugerahi keunggulan lainnya.

Pandangan sebelah mata kerap dilayangkan pada SUV kecil asal Prancis ini. Tampilannya memang cukup memancing banyak perhatian. Namun begitu tahu mesinnya 1.500 diesel, hmm… tak sedikit yang mengernyitkan dahi seakan mempertanyakan performanya. 

Mesin 1.5 dCi K9K HP 4 silinder segaris berteknologi common rail direct injection dengan variable geometry turbocharger ini cukup sakti, lho. Meski tipe mesin sama, performanya lebih baik ketimbang varian Duster 4x2. Kemampuan menaklukkan medan off-road ringan pun cukup mengesankan, membuat kami tak kuasa mengajaknya pada SUV Adventure Experience. Berikut ini beberapa perbedaan karakter antara varian tertinggi Duster 4x4 RxZ dengan versi 4x2 RxL.

Bercengkerama dengan Duster 4x4 selama dua minggu cukup untuk merasakan perbedaan antara kedua varian dengan beda penggerak roda ini. Secara tampilan memang masih menyiratkan desain serupa. Namun ada perbedaan cukup mencolok pada moncongnya. Lampu depan berlatar hitam, grill, spion berwarna silver langsung memberikan perbedaan. Lebih jauh lagi, ada garnish di bawah pintu yang tidak tersedia pada varian 4x2. 

Harus diakui, tampilannya jadi lebih macho. Lebih-lebih impresi berkendara pertama, juga langsung terasa bedanya. Jok dengan balutan fabric hitam dan jahitan merah terasa lebih rendah. Sayangnya, memang tidak ada setelan tinggi-rendah jok. Namun cukup akomodatif buat Anda yang punya postur jangkung di atas 175 cm. Posisi mengemudi juga bisa diatur dengan tilt steering yang masih belum dilengkapi teleskopik. 

Lebih lama berada di kabin Duster four wheel drive ini, kian terasa bedanya. Dasbor memang mirip, tapi beberapa fitur membuatnya berbeda. Setir berbeda karena ada empat tombol di kiri dan kanan untuk mengaktifkan cruise control. Lalu tengok head unit, tak lagi Double DIN biasa pemutar CD, tapi sudah pakai monitor dengan DVD player dan fitur navigasi.

Sementara pengontrol audio di balik setir sebelah kanan masih sama.Dengan hadirnya cruise control, tampilan digital di panel indikator pun berbeda. Selain odometer dan MID, juga ada setelan pengontrol kecepatan elektronis tadi. Tak hanya tampilan digitalnya, bentuk spidometer pun berbeda ketimbang yang versi 4x2. 

Rentang perbedaan akan kian jauh saat Duster ini dikendarai. Di atas kertas saja, tenaga 110 dk dan torsi 245 Nm jauh melampau versi penggerak roda depan yang hanya 85 dk dan 200 Nm. Selisih 25 dk pada tenaga dan torsi 45 Nm membuat tarikannya terasa lebih padat. Bahkan torsi puncak terasa sejak 1.750 rpm berkat variable geometry turbo yang juga meminimalkan turbo lag. 

Transmisi manual 6 percepatan dengan rasio lebih rapat bikin tarikan enak. Tapi gigi satu terasa pendek sekali. Bergerak dari keadaan diam pada kondisi jalan datar lebih enak pakai gigi dua. Gigi satu ini bertindak seperti low gear pada transfer case mobil 4x4 sejati. Ya, Renault Duster ini dilengkapi sistem penggerak empat roda yang diatur secara elektronik. Hanya ada pilihan 2WD, 4WD dan LOCK. Posisi 2WD dan 4WD untuk memilih mode penggerak dua atau empat roda. Sedangkan pada posisi 'LOCK', sistem akan terus menggunakan penggera empat roda sampai kecepatan 60 km/jam.

Untuk menaklukkan medan jelek saat sedikit berpetualang mencari jalan keluar macet di Anyer, sistem 4WD Duster cukup mumpuni. Apalagi suspensinya empuk banget dan mampu meredam jalan jelek sekalipun. Untungnya karakter suspensi empuk ini tak mengorbankan pengendalian saat bermanuver. Nah, kalau soal yang satu ini, masih mirip rasanya dengan Duster 4x2.

 

Data Spesifikasi Renault Duster 4x4 RxZ

HargaRp 339,5 juta (OTR Jakarta)
Mesin/Kapasitas 4 silinder, 1.461 cc      
Tenaga Maksimum 110 dk/4.000 rpm
Torsi Maksimum  240 Nm/1.750 rpm
Transmisi Manual 6-speed/AWD
Dimensi (P x L x T)           4.315 x 1.822 x 1.695 mm
Wheelbase 2.673 mm
Jarak Pijak Depan 1.560 mm
Jarak Pijak Belakang1.567 mm
Ground Clearance205 mm
Radius Putar  5,2 m
Volume Bagasi475 & 1.064 L (Jok Dilipat)  
Kapasitas Tangki 50 L
Berat Kosong  1.758 kg
Ukuran ban205/65 R17
Bobot 1.288 kg

 

Performa 
0-100 km/jam12,4 detik
RPM @ 100 km/jam2.300 rpm
Pengereman 100-0 km/jam48,2 meter

 

Konsumsi Bahan Bakar 
Dalam kota 14,2 km/l
Tol 18,1 km/l
 
Related
Don't miss this stories
Updates

otodriver.com