Esemka dan Foday memiliki kesamaan spesifikasi dan juga bentuk. Apa saja rivalnya di pasar Indonesia?

Beberapa Model Esemka dan Rivalnya di Indonesia

 
Beberapa Model Esemka dan Rivalnya di Indonesia

Esemka dan Foday memiliki kesamaan spesifikasi dan juga bentuk. Apa saja rivalnya di pasar Indonesia?

Masih ingat dengan Esemka? Mobil yang sempat menghebohkan Indonesia ini dikabarkan tengah menjalani uji kelayakan untuk dijajakan di Indonesia.

Esemka Digjaya (berwujud mobil pikap) dan Garuda I (SUV) diketahui tengah melakukan serangkaian test di jalanan Jawa Tengah.

Walau banyak selentingan mengenai mobil tersebut, terutama yang mengarah sebagai produk rebadged dari mobil bikinan China yakni Foday. Belum ada informasi lanjut tentang jalinan kerjasama antara pabrik Esemka dengan Guangdong Foday Automobile, namun dari dimensi dan desainnya susah disangkal bahwa sangat identik.

Dari bentuk dan dimensi, Esemka Digjaya merupakan  sosok yang sama dari pikap Foday Xiongshi (Lion) F22. Sedangkan untuk Garuda I tak lain merupakan Foday Landfort.

Jika memang demikian, besar kemungkinan Digjaya akan menjadi ujung tombak menjadi lawan Mitsubishi Triton, Toyota Hilux,  Isuzu D-Max, Chevrolet Colorado ataupun Nissan Navara. Sedangkan untuk Garuda I akan jadi lawan Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, Isuzu MU-X, Chevrolet Trailblazer ataupun Nissan Terra.

Dari data yang dibeberkan China Autoweb, baik Foday Landfort maupun Lion memiliki pilihan mesin yang sama yakni  mesin bensin Mitsubishi 4G69S4N bensin 2.4 liter (2.378cc) dan D19TCID1 diesel Turbocharged 1.9 liter (1.850cc).

interior Landfort
Kabin Landfort
Suspensi belakang Landfort

Mesin bensin mampu menghasilkan tenaga 136 PS pada 5.250 rpm dan torsi maksimum 200 Nm pada 3.000 rpm. Uniknya varian mesin diesel mampu menelorkan daya yang sama 136 PS pada 4.000 rpm dengan torsi maksimum 300 Nm pada 1.800-2.800 rpm.

Sayang sekali, tidak ada pilihan transmisi matik untuk keduanya. Namun dipastikan bahwa keduanya memiliki pertalian darah yang kental jika menilik dari desain interior ataupun desain eksterior yang sangat identik. Perbedaan mencolok ada pada sistem suspensi belakang, di mana Landfort telah menggunakan jenis suspensi per keong, sedangkan Lion masih menganut per daun.

Untuk harga sama sekali belum ada gambaran. Namun dapat dipastikan akan di posisikan di bawah pesaingnya.

Penasaran? Tunggu saja tanggal mainnya. Kabar burung yang ada kedua model ini akan resmi dibuka tirainya pada bulan November mendatang.

Foday Lion F22

Interior beda tipis dengan Landfort
Kaki-kaki belankang per daun

 

 
Related
Updates

otodriver.com