FIAT-Chrysler Automobiles (FCA) akan mengembangkan mesin 6 silinder untuk menggantikan Pentastar V6. Dengan bantuan Ferrari, mesin segaris ini akan memiliki tenaga yang lebih besar dari mesin V8 HEMI.

Ini Bedanya Mesin Jeep 6 Silinder Hasil Garapan Bersama Ferrari, Lebih Buas Dari V8!

 
Ini Bedanya Mesin Jeep 6 Silinder Hasil Garapan Bersama Ferrari, Lebih Buas Dari V8!

FIAT-Chrysler Automobiles (FCA) akan mengembangkan mesin 6 silinder untuk menggantikan Pentastar V6. Dengan bantuan Ferrari, mesin segaris ini akan memiliki tenaga yang lebih besar dari mesin V8 HEMI.

Mesin 6 silinder segaris dikatakan sebagai mesin yang  menjadi ‘anak tiri’ di kalangan pabrikan mobil Amerika. Mesin ini menjadi penghuni entry level yang gemanya tertutupi oleh kehebatan mesin-mesin V8. Bahkan di kalangan pabrikan di Amerika, eksistensinya habis di era 90-an.

Tapi itu kisah masa lalu, saat ini sepertinya mesin 6 silinder akan kembali menggeliat. Melalui situs milik Fiat-Chrysler Automobiles (FCA) Allpar mengungkap bahwa FCA tengah mengembangkan mesin jenis ini. Salah satu targetnya adalah menggantikan mesin Pentastar V6, seperti yang dipergunakan pada Jeep JK dan JL Wrangler.

Dikatakan bahwa mesin ini merupakan pengembangan dari mesin Hurricane 4 silinder inline yang dibanggakan oleh FCA. Gambaran singkatnya, mesin cukup menambahkan dua silinder lagi, maka mesin 6 silinder segaris ini pun tercipta.

Diperkirakan bahwa all new 6 inline engine ini memiliki volume mesin 3.000 cc dan memiliki beragam pilihan, mulai mesin non-turbo, turbo, twin turbo hingga twin-scroll turbo. Bahkan carscoops.com (22/12) mengabarkan bahwa varian tertinggi mesin ini memiliki output lebih besar dari mesin HEMI V8 sekalipun!

Belum diketahui kapan dan untuk model apakah mesin ini akan dipergunakan. Spekulasi yang ada, mesin ini akan menjadi jantung bagi Jeep Wagoneer atau Next Gen Grand Cherokee. Sedangkan untuk merek lain, mesin ini akan digunakan oleh Dodge Charger dan Challenger serta RAM Pikap.

Untuk Jeep, mesin inline terakhir adalah AMC 242 cu.in (4.000 cc) pada XJ Cherokee dan beberapa model Jeep lainnya. Mesin Over Head Valve (OHV) ini memiliki silinder blok dan head dari bahan besi tuang. Salah satu kelemahan dari mesin lawas ini adalah bobotnya yang berat.

Jika mengacu pada spesfikasi mesin 4 inline Hurricane, mesin ini merupakan mesin Double Over Head Camshaft (DOHC) dengan material aluminium untuk blok dan headnya. Dengan demikian mesin ini akan menjadi lebih efisien, ramah lingkungan dari model mesin inline lawasnya. Juga tentunya memiliki bobot yang lebih ringan.

Di kabarkan pula bahwa Ferrari sebagai bagian dari dari FCA akan turun gunung memberikan andil dalam beberapa bagian rancang bangun mesin ini. Pastinya racikan pada mesin tersebut akan memberikan output tenaga yang besar.

 
Related
Updates

otodriver.com