Diluncurkan baru-baru ini, Mitsubishi New Triton, semakin dibekali fitur-fitur canggih serta fungsional yang belum ada pada model sebelumnya.

Perbedaan Mitsubishi Triton Baru vs Model Sebelumnya

 
Perbedaan Mitsubishi Triton Baru vs Model Sebelumnya

Diluncurkan baru-baru ini, Mitsubishi New Triton, semakin dibekali fitur-fitur canggih serta fungsional yang belum ada pada model sebelumnya.

PT Mitsubishi Motor Kramayuda Sales Indonesia  (PT MMKSI) resmi mengenalkan versi penyegaran dari Mitsubishi Triton di Jakarta Selasa, (02/07) lalu.

Pihak MMKSI menyebutnya sebagai pre-launch karena pick up ini baru akan public launch pada GIIAS 2019 yang berlangsung 18 hingga 28 Juli nanti.

"Mitsubishi Triton mendapatkan penyegaran di bagian eksterior dan juga menggunakan mesin baru," terang Koichi Namiki, Program Director  Mitsubishi Motors, dalam sambutannya.

Jika dilihat dari penampilannya, New Triton menganut desain Dynamic Shield yang sebelumnya diaplikasikan pada Pajero, meski ada kemiripan juga dengan tampang MPV baru Mitsubishi, yaitu Xpander. Hanya saja, jika dibandingkan desain muka Xpander, New Triton menempatkan lampu utamanya pada bagian atas persis di bawah engine hood (kap mesin) serta bagian bawah, yang pada Xpander menjadi lampu utama, pada Triton digunakan sebagai posisi lampu kabut.  Sementara di buritan, tampak tail lamp yang berdesain mengotak, tak lagi ada aksen melengkung yang menjalar ke bagian belakang bod sampingi. 

Meski masih menyisakan rancang bangun lawas pada bagian kabin, namun desain baru ini sukses memberi suasana baru di mana secara keseluruhan tampilannya nampak lebih langsing dan menarik.

Tetapi, perubahan besar terjadi pada mesin yang digunakannya, dapur pacu berkode 4N15, berkapasitas 2.400 cc, menggantikan peran mesin legendaris 4D56T yang semula menjadi penghuni kompartemen mesinnya. Mesin baru ini mampu melontarkan daya maksimal 181 PS/ 3.500 rpm dan torsi puncak 430 Nm/2.500 rpm, bandingkan dengan mesin sebelumnya, yang hanya berdaya maksimum 178 PS/4.000 rpm dan torsi tertinggi 400 Nm/2.000 rpm. Jauh lebih bertenaga, bukan? Namun Mitsubishi mengklaim mesin anyar ini 15% lebih efisien.

Tentu efisiensi mesin tersebut tak lepas dari peran transmisi 6 percepatan otomatik atau girboks 6 percepatan manual menjadi tulang punggung baru, yang dikawinkan dengan tranfercase 2 speed part-time. Sebagai tambahan, untuk varian berpenggerak 4WD, kini telah dilengkapi dengan fitur Super-Select 4WD, yang diklaim mampu memberikan traksi optimal dan karakteristik handling lebih baik untuk setiap permukaan medan jalan.

Ada juga fitur Easy-Select 4WD, yang menyederhanakan perpindahan antara mode berkendara untuk tiap permukaan jalan yang berbeda. Fitur Super-Select dan Easy-Select sistem 4WD menggunakan mode baru Off-road dengan pilihan pengaturan GRAVEL, MUD/SNOW, SAND dan ROCK (hanya pada 4LLc). Komputer akan mengatur torsi, kontrol traksi dan bukaan throttle sesuai medan yang dilalui, sehingga memudahkan pengemudinya. Tentunya hal ini belum ada pada Triton sebelumnya, pengemudi harus pandai-pandai 'membaca' medan dan mengatur pedal gas serta menjaga torsi mobil, ketika melalui kondisi jalan yang berbeda-beda tersebut.

Untuk menuruni jalan menurun yang curam di perbukitan pengemudi New Triton akan dibantu oleh Hill Descent Control (HDC). HDC akan menjaga kecepatan mobil secara otomatik sesuai dengan tingkat derajat kelandaian jalan yang dilaluinya. Jadi, pengemudi tak perlu menginjak pedal rem, apalagi pedal gas, ketika melalui jalan menurun yang curam. Sistem ABS dan kontrol traksi menjaga putaran roda berada di kecepatan yang aman. Pengemudi hanya cukup mengarahkan mobil sesuai yang diinginkan.

Pada model sebelumnya, pengemudi harus menjaga kecepatan dengan menggunakan kompresi mesin, pada tipe manual menggunakan persneling 1 dan posisi 4L, begitu pun pada tipe matik, gunakan gigi terendah, serta tak jarang menggunakan rem untuk menahan laju mobil. Hal ini dinilai bisa membahayakan, karena rentan selip, ketika pedal rem diinjak terlalu dalam dan membuat roda berhenti berputar sehingga mobil malah meluncur (skid).

Pada Triton baru ini sederet fitur keselamatan dan kenyamanan pun dijejalkan, antara lain Forward Collision Mitigation (FCM), Blind Spot Warning (BSW dengan LCA), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS), Multi Around Monitor dan sensor parkir.

Triton baru, dipasarkan dalam empat varian. adapun harga-harganya adalah sebagai berikut :

Double Cabin Ultimate 4x4 A/T Rp 480.500.000,-
Double Cabin Exceed 4x4 M/TRp 453.000.000,-
Double Cabin GLS 4x4 M/TRp 419.000.000,-
Dobule Cabin HDX 4x4 M/TRp 395.500.000,-
Single Cabin HDX 4x4 M/TRp 339.000.000,-
Single Cabin GLX 4x2 M/TRp 250.500.000,-

 

 

 

 
Related
Updates

otodriver.com