Di Indonesia pun konsumen sedan telah bermigrasi ke segmen SUV.

Pick Up Berkembang, Sedan Semakin Terpuruk! Apa Penyebabnya?

 
Pick Up Berkembang, Sedan Semakin Terpuruk! Apa Penyebabnya?

Di Indonesia pun konsumen sedan telah bermigrasi ke segmen SUV.

Beberapa indikasi menunjukkan bahwa tren sedan terus mengalami penurunan di seluruh dunia. Kondisi ini juga ditemui di Indonesia, posisi sedan semakin tergerus oleh model mobil lainnya yang dianggap lebih mampu menjawab kebutuhan pasar saat ini.

Seperti kasus di tanah air, dimana pengguna sedan banyak yang bermigrasi ke SUV ataupun MPV yang dianggap lebih praktis dan menyediakan kapasitas penumpang yang lebih banyak. 

Tidak hanya di Indonesia, pasar sedan menyusut dan diserap oleh pasar pick up di Amerika. Bahkan, penjualan sedan mewah di Negeri Trump ini ambles dan bermigrasi ke pikap full size varian mewah. Para Yankee ini rela menghamburkan $70 ribu hingga $100 ribu untuk sebuah pikap.

Sebagai contoh, harga Chevrolet Silverado model tertingginya High Country dibanderol mendekati sebuah Mercedes-Benz AMG E43. Seperti dilaporkan oleh carscoops.com (06/11) lonjakan permintaan pikap mewah ini pun terjadi pada Ford dan RAM. Produsen lokal Amrik pun diketahui kian getol menjejalkan fitur-fitur hi-end pada produk pikapnya.

Fenomena truk mewah itu pun memaksa Mercedes-Benz mempelajari pilihan produknya lebih lanjut. Kendati pabrikan Jerman ini telah meluncurkan pikap pertama mereka yang diberi nama X-Class, tetapi ukurannya tak sebesar truk Amerika. Inilah yang menjadi alasan pikap ini tidak ditawarkan di Amerika Utara. Namun, CEO Daimler, Dieter Zetsche pernah mengatakan bahwa pikap fullsize cukup mengiurkan, hanya saja butuh waktu dan langkah masak bagi Mercedes-Benz untuk masuk ke bisnis ini.

Interior Ford F150 Lariat 
Interior Chevrolet Silverado High Country 

 

 
Related
Updates

otodriver.com