Bukan membeli namun menggantinya dengan menyewa secara berlangganan. Begini benefit dan skema yang ditawarkan.

Volvo Melarang Konsumen Membeli Produk Mobilnya, Kenapa?

 
Volvo Melarang Konsumen Membeli Produk Mobilnya, Kenapa?

Bukan membeli namun menggantinya dengan menyewa secara berlangganan. Begini benefit dan skema yang ditawarkan.

Dunia sedang menuju perubahan besar dan Volvo percaya akan itu. Pabrikan asal Swedia itu pun menggambil langkah kontroversional agar konsumennya tidak membeli produknya.

Sebagai gantinya,Volvo menawarkan program berlangganan Care by Volvo. Program ini bukan berupa proses kepemilikan sebuah mobil menjadi proses penyewaan dengan mode berlangganan.

Seperti dilansir dari carscoops (12/12), Volvo baru saja meluncurkan program ini di Jerman bahkan dengan tajuk yang cukup menarik yakni “Jangan beli mobil ini, Berlanggananlah,”

Volvo merupakan salah satu pabrikan yang paling menonjol dalam hal bereksperimen dengan pelanggannya termasuk dengan menawarkan ide-ide yang out of the book.

Dalam paket berlangganan ini Volvo sudah memasukkan asuransi, pajak, layanan road assistant dan pelayanan lainnya. Salah satu yang ditawarkan adalah penyewaan untuk SUV XC40 hingga varian termewahnya yakni XC90. Biaya yang harus dikeluarkan berkisar antara Rp 8,12 jutaan/bulan hingga Rp 16,23 jutaan/bulan tergantung pada mobil yang disewakan.

Program ini bukanlah tanpa kekurangan. Jika dibandingkan dengan leasing maka biayanya 40% lebih mahal dibandingkan dengan leasing.

Saat ini sistem berlangganan ini masih belum bisa dikatakan sukses. Sebagian besar orang tetap lebih nyaman dengan cara lama, bahkan menurut survei yang dilakukan di Amerika hanya 14 % saja yang tertarik dengan program ini.

Lalu mengapa Volvo melakukan program yang tidak popular ini? Volvo memandangnya sebagai rencana jangka panjang bahwa akan tiba suatu masa di mana konsumen menginginkan yang serba praktis, mulai dari pemeliharaan mobil, pajak hingga proses penjualan aset setelah masa pakai. Dan konsep ini mungkin baru bisa benar-benar diterima beberapa waktu mendatang.

Sebelumnya MINI pernah menawarkan konsep kepemilikan unik untuk di masa depan dengan cara sharing. Konsep ini masih belum direalisasikan hingga saat ini.

 

 
Related
Updates

otodriver.com