Lampu utama LED dan HID memiliki kelemahan pada saat musim hujan tiba. Berikut cara-cara menyiasatinya.

Menyiasati Kelemahan Lampu LED dan HID Saat Kondisi Hujan atau Berkabut

 
Menyiasati Kelemahan Lampu LED dan HID Saat Kondisi Hujan atau Berkabut

Lampu utama LED dan HID memiliki kelemahan pada saat musim hujan tiba. Berikut cara-cara menyiasatinya.

Lampu utama yang menggunakan teknologi HID ataupun lampu LED, semakin jamak dipergunakan sebagai standar. Selain diklaim lebih hemat energi, kedua jenis lampu ini pun mampu memberikan penerangan visual yang lebih baik. Hanya saja ada kelemahan yang mendasar dari jenis teknologi lampu ini.

“Lampu berteknologi HID ataupun LED yang dipergunakan oleh pabrikan biasanya memiliki skala 3.800-4.300 kelvin,” jelas Dadi Tiasono dari Jeep Craft Unlimited, salah satu workshop yang berada di kawasan Jakarta Utara ini.

“Cahaya yang dihasilkan pun cenderung berwarna putih kebiruan. Kelemahan jenis warna ini, tidak bisa menembus kabut ataupun guyuran air hujan dengan baik. Visual mengemudipun terganggu,” sambung pria yang juga menyediakan lampu aftermarket di workshopnya.

Lampu utama LED dan HID kurang bersahabat dengan kondisi jalanan berkabut ataupun hujan deras

Menurut Dadi, mobil yang sudah menggunakan lampu teknologi seperti ini sudah selayaknya membekali dengan lampu kabut tambahan dengan lampu yang memiliki skala keterangan cahaya di 2.500-3.000 Kelvin atau langsung menggunakan lampu kabut berwarna kuning (2.000-3000 kelvin). "Beberapa jenis lampu tembak LED pun biasanya disertai dengan filter berwarna kuning yang mampu mengkonversi cahaya putih menjadi kuning," imbuhnya.

Lampu foglamp LED dilengkapi dengan cover lampu kuning 

Tak harus memasang lampu kabut tambahan untuk ‘menjinakkan’ pancaran lampu putih. Terdapat cara lain yang jauh lebih murah dan bahkan tidak mengubah spesifikasi lampu standar bawaan kendaraan. “Caranya dengan menempelkan stiker kuning terang pada mika lampu pada saat musim hujan tiba,” jelas Nugroho Wahyu dari Babe Stiker yang bermarkas di Pondok Gede Bekasi. “Stiker kuning yang ditempelkan pada permukaan lampu akan membuat pedar lampu menjadi kuning sehingga mampu memembus kabut atau rintik hujan,” tutupnya.

Lampu utama dengan stiker kuning banyak digunakan dalam balap ketahanan.
 
lampu dengan stiker kuning, jadi solusi murah meriah

Perlu diingat bahwa kondisi alam Indonesia dengan curah hujan tinggi membutuhkan lampu yang dapat menyiasati kondisi seperti ini. 

 
 
Related
Updates

otodriver.com